Ada Titik Api Baru di Way Kambas, BPBD: Jauh dari Pusat Latihan Gajah

Ilustrasi - Gajah-gajah yang berada di Kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Foto: ANTARA/HO-Pemprov Lampung.

Ada Titik Api Baru di Way Kambas, BPBD: Jauh dari Pusat Latihan Gajah

Lukman Diah Sari • 26 October 2026 21:44

Bandar Lampung: Titik api baru muncul di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung memastikan lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terbaru itu berada jauh dan tidak mengancam Kawasan Pusat Latihan Gajah (PLG) atau Kandang Gajah.

"Terkait dengan adanya kemunculan titik api baru di Taman Nasional Way Kambas. Lokasinya berbeda dengan lokasi karhutla yang saat ini sedang ditangani oleh tim Satuan Tugas (Satgas) Udara maupun tim Satgas Darat. Jadi lokasi terbaru ini adalah lokasi yang berbeda," ujar Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Lampung, Aswarodi, di Bandar Lampung, Senin, 26 Oktober 2026, melansir Antara.

Klarifikasi ini sekaligus merespons beredarnya sebuah video di masyarakat yang memicu kepanikan akan keselamatan satwa dilindungi tersebut. Aswarodi menyatakan timnya telah berkoordinasi langsung dengan pihak TNWK untuk memetakan jarak pasti antara kobaran api dan habitat gajah.

"Semalam telah dikonfirmasi ke Balai Taman Nasional Way Kambas dan meminta dari pihak balai mengukur langsung dari titik kebakaran ke Kandang Gajah, serta setelah diukur jaraknya 14 kilometer sehingga cukup jauh," jelas dia.

Ilustrasi-Karhutla di TNWK. (Foto: BNPB) 

Berdasarkan hasil identifikasi, titik karhutla terbaru itu memang masih berada di dalam kawasan TNWK, namun posisinya terluar dan berbatasan langsung dengan area perusahaan perkebunan.

"Berdasarkan informasi dari pihak Taman Nasional Way Kambas, lokasi kebakaran dalam video yang beredar berada di kawasan perbatasan areal PT GGP PG4. Tepatnya di wilayah Rawaharjo, Sedeng Kerep, dan Kunguan Resort Susukan Baru, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 1 Way Kanan, Desa Rantau Jaya Udik 2, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur," ucap Aswarodi.

Guna mencegah api merembet tak terkendali, tim gabungan terus menyiagakan personel di sejumlah titik rawan guna memblokade jalur rambat api.

"Dengan adanya hal ini BPBD dan Balai TNWK terus melakukan mitigasi dan antisipasi agar kejadian kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah serta ditangani dengan baik," ucapnya.

(Lukman Diah Sari)