Penampakan salah satu lahan pertanian di Kabupaten Karo. ANTARA/Ade Friadi
Pertanian Karo Tetap Berjalan di Tengah Kabut Asap
Silvana Febiari • 19 October 2026 22:31
Karo: Aktivitas pertanian di Kabupaten Karo, Sumatra Utara, tetap berjalan di tengah sebaran dampak bencana kabut asap yang menyelimuti sejumlah kawasan di Provinsi Sumatra Utara, termasuk Kabupaten Karo.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karo, Michael Purba, mengimbau petani untuk menyikapi fenomena ini secara bijak. Ia meminta petani tetap mengoptimalkan perawatan tanaman hortikultura serta menjaga kesehatan diri saat beraktivitas di ladang.
"Hingga saat ini, aktivitas pertanaman dan pemanenan sayur serta buah oleh warga masih berjalan normal. Memang paparan asap sempat mengganggu jarak pandang dan kenyamanan, namun siklus produksi pangan kita relatif stabil," kata Michael, dilansir dari Antara, Senin, 19 Oktober 2026.
Michael mengatakan, pertanian Karo tetap berproduksi untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan antardaerah. Dinas Pertanian terus memantau dampak kabut asap terhadap kualitas panen jeruk, cabai, kubis, dan kentang.
Sebagai langkah antisipasi, Dinas Pertanian mengimbau para petani untuk mematuhi arahan keselamatan kerja di luar ruangan. "Kami mengimbau masyarakat tani agar tetap menggunakan masker saat mengolah lahan atau memanen di lapangan guna mengantisipasi gangguan pernapasan (ISPA). Selain itu, penyiraman tanaman secara teratur juga disarankan untuk menjaga kelembapan daun dari penumpukan partikel debu asap," jelasnya.

Penampakan Kota Kabanjahe yang berkabut. ANTARA/Ade Friadi
Pemerintah Kabupaten Karo terus berkoordinasi dengan instansi terkait selama kabut asap berlangsung. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas ekonomi warga dan rantai pasok pangan tetap berjalan aman.