Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (kiri). (Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)
Pemerintah Pastikan Pemulihan Pascabencana Sumatra Tetap Berjalan
Achmad Zulfikar Fazli • 15 October 2026 19:09
Jakarta: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatra tetap berjalan meski sejumlah wilayah kembali dilanda banjir dan longsor. Pemerintah terus mengoordinasikan pemulihan infrastruktur dan fasilitas umum di daerah terdampak.
“Oleh karena itu, nanti minggu kita terus bekerja. Minggu depan kita harapkan Menteri PU (Dody Hanggodo) menjelaskan apa saja yang sudah dikerjakan dan akan dikerjakan,” ujar Tito dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.
Hal ini disampaikan Tito usai Rapat Koordinasi dan Press Release Perkembangan Rehabilitasi dan Rekontruksi Fasilitas Kesehatan Pascabencana Alam di wilayah Sumatra. Sejumlah wilayah di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat kembali menghadapi bencana yang berdampak pada infrastruktur.
Di Sumatra Barat, banjir susulan dilaporkan terjadi di Kota Padang dan Kabupaten Solok. Sementara itu, longsor di sejumlah wilayah Aceh kembali berdampak pada akses jalan dan jembatan.
Tito mengatakan pembahasan pemulihan juga mencakup fasilitas umum yang mengalami kerusakan, seperti sekolah, bangunan pemerintahan desa, dan puskesmas pembantu. Penanganannya akan disesuaikan tingkat kerusakan dan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Tito meminta perkembangan pemulihan disampaikan kepada masyarakat. Dia menegaskan bencana susulan tidak menghentikan upaya pemerintah dalam merehabilitasi dan merekonstruksi wilayah terdampak.
“Tolong nanti bisa disampaikan kepada masyarakat bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatra ini terus berjalan meskipun ada banjir-banjir susulan,” kata Tito.

Banjir melanda Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Foto: Istimewa
Pemerintah melanjutkan upaya pemulihan melalui koordinasi antara pemerintah pusat, kementerian atau lembaga, dan pemerintah daerah agar penanganan infrastruktur serta fasilitas umum di wilayah terdampak terus berjalan.
(M. Azri Arifin)