Lestari Moerdijat: Penanganan Jiwa Anak dan Remaja Butuh Langkah Nyata

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (Foto istimewa)

Lestari Moerdijat: Penanganan Jiwa Anak dan Remaja Butuh Langkah Nyata

Muhamad Marup • 6 March 2026 16:34

Jakarta: Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengingatkan, penanganan kesehatan jiwa anak dan remaja butuh komitmen dan langkahnya. 

Hal tersebut dia sampaikan merespons terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Kesehatan Jiwa Anak pada, Kamis 5 Maret 2026.

"Dibutuhkan langkah nyata yang lahir dari komitmen bersama yang kuat untuk membangun mekanisme pencegahan dan penanganan kesehatan jiwa bagi generasi penerus bangsa," ucap Lestari dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 6 Maret 2026.

Tidak Sebatas SKB

Rerie, sapaan karab lestari, menilai, SKB yang ditandatangani sembilan menteri itu harus mampu membangun ekosistem yang mendukung perkembangan jiwa anak dan remaja ke arah yang lebih baik.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu sangat berharap upaya yang dilakukan para menteri tidak sebatas menandatangani SKB, tetapi lebih dari itu sejumlah keputusan yang telah diambil harus segera direalisasikan dengan langkah nyata.

Sehingga, tegas Rerie, rentetan kasus kekerasan dan bunuh diri anak bisa segera ditekan dan diatasi, sebagai bagian dari upaya melahirkan generasi penerus bangsa yang berdaya saing di masa depan.

Sebagai informasi, data Kepolisian Negara Republik Indonesia mencatat kasus bunuh diri pada kelompok usia anak (0-15 tahun) meningkat lebih dari dua kali lipat dalam dua tahun, yaitu dari 604 kasus pada 2022 menjadi 1.498 kasus pada 2024.

Selain itu, Survei Nasional Pengalaman Hidup Anak dan Remaja (SNPHAR) pada 2024, tercatat 62,19% anak dengan masalah kesehatan jiwa juga mengalami kekerasan dalam 12 bulan terakhir.

Rerie yang juga Komisi X DPR RI, menuturkan, upaya mewujudkan penguatan fungsi keluarga dan pengasuhan positif di tengah masyarakat yang menjadi salah satu tujuan SKB tentang Kesehatan Jiwa itu, bukan hal yang mudah.


Foto Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat (Istimewa)


Butuh Kerja Sama

Dia berpendapat bahwa efektivitas kerja sama para pihak terkait untuk membangun kesehatan jiwa yang lebih baik bagi generasi penerus bangsa harus segera terwujud, mengingat tren kasus bunuh diri remaja yang meningkat.

Rerie mengajak semua pihak untuk mewujudkan upaya yang lebih baik dalam pencegahan dan penanganan masalah kesehatan jiwa pada anak dan remaja.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)