Asap dari serangan udara Israel di Iran. (Anadolu Agency)
Serangan Udara Israel Hantam Gedung Majelis Ahli Iran di Kota Suci Qom
Willy Haryono • 4 March 2026 09:09
Qom: Sebuah bangunan yang berafiliasi dengan Majelis Ahli Iran di kota Suci Qom dilaporkan terkena serangan udara Israel pada Selasa, 3 Maret.
Serangan ini terjadi di tengah eskalasi konflik militer yang meluas pascaserangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Sabtu lalu yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Saluran televisi Iran, Press TV, mengonfirmasi bahwa gedung lama Majelis Ahli di kota suci Qom menjadi sasaran serangan. Sementara itu, kantor berita Mehr mendeskripsikan struktur tersebut sebagai fasilitas tambahan yang tidak digunakan untuk pertemuan resmi.
Muncul laporan yang kontradiktif mengenai dampak serangan ini. Seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada lembaga penyiaran publik KAN bahwa militer menyerang gedung tersebut saat Majelis Ahli sedang berkumpul untuk memilih pemimpin tertinggi yang baru. Serangan ini diduga kuat bertujuan untuk mengacaukan proses transisi kepemimpinan di Teheran.
Hingga saat ini, media Iran belum melaporkan adanya korban jiwa akibat serangan di Qom tersebut. Majelis Ahli, yang beranggotakan para ahli hukum dan ulama, memiliki tanggung jawab konstitusional untuk memilih otoritas politik dan keagamaan tertinggi Iran. Hal ini menjadikannya institusi paling krusial dalam periode transisi pasca-Khamenei.
Serangan di Qom merupakan rangkaian terbaru dari operasi militer gabungan AS-Israel yang dimulai sejak Sabtu. Berdasarkan data pihak Iran, rangkaian serangan tersebut telah menewaskan hampir 800 orang.
Teheran telah merespons dengan meluncurkan serangan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan wilayah Israel serta negara-negara Teluk yang menampung aset militer Amerika Serikat.
Penargetan infrastruktur pemerintahan dan keagamaan di Qom, salah satu kota paling suci dalam Islam Syiah, menandai eskalasi signifikan dalam kampanye militer yang menyasar struktur kepemimpinan Iran. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Drone Diduga Milik Iran Serang Gedung Konsulat AS Dubai, Tak Ada Korban Jiwa