Potret Perlintasan Kereta Palmerah

Perlintasan sebidang kereta api. Foto: Metrotvnews.com/M. Azri Arifin.

Potret Perlintasan Kereta Palmerah

Metro TV • 17 September 2026 17:41

Jakarta: Kepadatan lalu lintas acap kali terlihat di perlintasan sebidang kereta jalur Tanah Abang-Palmerah, Jakarta Pusat. Ketika palang pintu kereta mulai turun, antrean kendaraan pun terbentuk hingga kereta selesai melintas.

Namun, tak sedikit pengendara memilih memutar gas lebih dalam, berspekulasi menerobos sela-sela palang demi mendahului laju kereta yang kian mendekat. Bagi Taufik, seorang pengumudi ojek online (ojol), pemandangan nekat itu saban hari dilihatnya. 

“Masih ada yang menerobos kalau palangnya sudah turun. Mungkin karena buru-buru, padahal kereta sudah mau lewat,” kata Taufik kepada Metrotvnews.com, Kamis, 17 September 2026.

Taufik mengaku tak ikut-ikutan aksi nekat pengendara lain. Bagi dia, keselamatan penumpang dan dirinya jauh lebih mahal ketimbang selisih waktu beberapa menit. 

“Kalau palang sudah turun, saya biasanya tunggu saja. Paling beberapa menit sampai keretanya lewat,” ujar Taufik.

Aksi adu cepat dengan kereta di perlintasan menjadi cerminan klasik lalu lintas di Ibu Kota, dampaknya tentu saja dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan. Pemerintah pusat maupun daerah kerap mengimbau agar pengendara mematuhi rambu peringatan serta menunggu hingga jalur kembali aman sebelum melanjutkan perjalanan.


Lintasan KRL Jabodetabek Palmerah-Tanah Abang. Foto: Metrotvnews.com/M. Azri Arifin.

Fenomena tersebut menjadi salah satu perhatian menjelang Hari Kereta Api Nasional yang diperingati setiap 28 September. Keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga kepatuhan pengguna jalan.

(Metrotvnews.com/M. Azri Arifin)

(Gabriella Thesa Widiari)