Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. Metro TV.
Presiden Prabowo Siap Terima Risiko Politik Akibat Tancap Gas Program Prioritas
Fachri Audhia Hafiez • 16 September 2026 15:54
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menjawab pandangan publik terkait risiko politik akibat keputusan menancap gas seluruh program prioritas secara bersamaan. Kepala Negara merespons hal itu saat menjawab pertanyaan yang diajukan Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred) Metro TV Rivana Pratiwi.
Rivana awalnya menyinggung program-program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, swasembada pangan, swasembada energi yang berjalan bersamaan di masa awal pemerintahan Presiden Prabowo. Rivana menanyakan apakah Presiden sudah menghitung risiko politik dari kebijakan tersebut, seperti menurunkan tingkat survei pemerintah dan elektabilitas Prabowo di pemilihan umum berikutnya.
"Hidup adalah selalu risiko. Anda naik mobil itu risiko. Iya kan? Apa Anda yakin naik mobil Anda tidak tertabrak? Everything has a risk," kata Prabowo saat berdialog bersama sejumlah jurnalis senior, pimpinan media nasional, dan pakar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Prabowo menegaskan percepatan program prioritas seperti MBG hingga swasembada pangan mendesak dilakukan. Karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan rakyat.
"Tapi yang penting begini, ya. Orang lapar itu tidak bisa menunggu lama. Orang lapar di negara seperti kita, yang berani masuk G20, saya pribadi, saya tidak terima. Jadi kalau Anda bilang saya nge-gas? Iya," kata Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto saat berdialog bersama sejumlah jurnalis senior, pimpinan media nasional, dan pakar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Foto: Dok. Metro TV.
Terkait dinamika hasil survei yang memotret fluktuasi angka kepuasan publik maupun potensi beban elektoral menuju Pemilu 2029, Kepala Negara menegaskan tak ambil pusing. Ia meyakini masyarakat kini sudah sangat bijak dalam menilai hasil kerja nyata pemerintah.
"Anyway, saya bekerja untuk rakyat, saya disumpah, menurut saya ini keyakinan, nanti pada saatnya rakyat yang akan memutuskan apa saya dikasih mandat lagi atau tidak," kata Prabowo.
Simak hasil wawancara Wapemred Metro TV dengan Presiden Prabowo di kanal Nasional Metrotvnews.com.