IHSG Turun 0,48% Pagi Ini

Ilustrasi. Foto: MI/Susanto.

IHSG Turun 0,48% Pagi Ini

Husen Miftahudin • 26 March 2026 09:43

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami penurunan di hari kedua setelah libur Bursa karena perayaan Nyepi dan Idulfitri. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis, 26 Maret 2026, IHSG berada di posisi 7.313,665.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.35 WIB, IHSG langsung turun sebanyak 34,810 poin setara 0,48 persen ke level 7.267,311.

Adapun sebanyak 232 saham emiten melemah pada perdagangan pagi ini. Sementara, 326 saham lainnya menguat dan 170 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat hingga pukul 09.35 WIB sebanyak Rp22,198 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 11,624 miliar saham.
 

Baca juga: Rencana Gencatan Senjata AS-Iran Bikin Wall Street Tebar Cuan Berlimpah, Nasdaq Paling 'Royal'


(Ilustrasi pergerakan saham pada IHSG. Foto: Medcom.id)
 

IHSG berpotensi tembus level 7.400


Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi tes resistance di level 7.400, tapi hati-hati jika tidak break level ini akan kembali koreksi. "Diperkirakan support IHSG 7.170-7.250 dan resist IHSG 7.380-7.400," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.

Pada perdagangan kemarin (25/3), IHSG ditutup naik 2,75 persen, disertai dengan net buy asing sebesar Rp56 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah AADI, ASII, PTBA, TLKM, dan ITMG.

Sementara itu, Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (25/3), seiring harapan investor terhadap de-eskalasi konflik Timur Tengah. Penurunan harga minyak dan tanda komunikasi antara AS dan Iran mendorong sentimen positif di pasar saham. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,66 persen, S&P 500 bertambah 0,54 persen, dan Nasdaq Composite menguat 0,77 persen.

Di sisi lain, bursa saham Asia-Pasifik naik pada Rabu (25/3), seiring dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump yang berpotensi pembicaraan dengan Iran meningkatkan sentimen, meskipun Teheran telah membantah adanya negosiasi langsung dengan Washington.

Indeks S&P/ASX 200 Australia tercatat naik 1,85 persen. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang naik 2,9 persen, dan indeks Topix bertambah 2,6 persen. Indeks Kospi Korea Selatan naik 1,6 persen, dan indeks Kosdaq melesat 3,4 persen. Indeks Hang Seng Hong Kong bertambah 1,1 persen.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Husen Miftahudin)