Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti (kedua dari kanan) menyampaikan sejumlah pesan dari Presiden Prabowo Subianto saat memimpin upacara bendera yang menjadi pembuka hari pertama pembelajaran usai libur lebaran di SMPN 2 Kota D
Pimpin Upacara Bendera di Depok, Mendikdasmen Sampaikan Pesan Presiden
Siti Yona Hukmana • 30 March 2026 11:37
Depok: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan sejumlah pesan dari Presiden Prabowo Subianto saat memimpin upacara bendera yang menjadi pembuka hari pertama pembelajaran usai libur Lebaran Idulfitri di SMPN 2 Depok, Provinsi Jawa Barat. Salah satu pesannya, mengajak para murid menerapkan program nasional Indonesia yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang baru saja dicanangkan Presiden.
“Saya ingin menyampaikan beberapa pesan Bapak Presiden yang menjadi panduan bagi kita semuanya, untuk kalian menjadi generasi Indonesia emas. Bapak Presiden memberikan arahan kepada kita tentang pentingnya membangun budaya asri, yaitu menciptakan rasa aman, membiasakan hidup sehat, menciptakan lingkungan sosial yang sehat, dan membiasakan berperilaku bersih, resik,” kata Mendikdasmen Mu’ti di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat dilansir Antara, Senin, 30 Maret 2026.
“Kalian semua bisa sukses kalau saling menghormati dan memuliakan antara satu dengan yang lainnya. Kalian semua bisa menjadi hebat kalau memiliki banyak sahabat, dan kalian semua bisa sukses kalau mampu bekerjasama antara satu dengan yang lainnya. Hindari semua bentuk kekerasan,” ujar Mu'ti.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dalam seminar nasional bertajuk "AI dan Peningkatan Mutu Pendidikan untuk Semua" di Ballroom Gedung IKA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sabtu (24/1/2026). ANTARA/HO-UNY
Di samping itu, Mu'ti menyampaikan pesan kepada para murid untuk selalu mengonsumsi makanan dan minuman yang bermanfaat dan bergizi bagi tubuh, serta menghindari konsumsi junk food, apalagi zat berbahaya seperti narkotika. Mengonsumsi barang haram, menurutnya tidak hanya merusak fisik, namun juga kerja otak sehingga membuat murid tidak dapat belajar dan berkarya dengan baik.
“Hindari hal-hal yang dapat merusak diri anda sebagai kader bangsa, jangan sampai anda terpengaruh judi online, narkoba dan sejenisnya. Karena begitu anda semua terkena narkoba, yang rusak tidak hanya fisik anda, tapi otak anda juga tidak akan dapat bekerja dengan baik. Hindari pula makanan junk food yang tidak banyak manfaatnya untuk kesehatan kita,” ujar Mu’ti.
Terakhir, ia mengajak para murid untuk tidak hanya menghafal, namun juga menerapkan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH). Ketujuh kebiasaan itu yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.