Menhaj Klaim Jumlah Calhaj yang Ditahan Gegara Berangkat Nonprosedur Turun Drastis

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf. Foto: Antara.

Menhaj Klaim Jumlah Calhaj yang Ditahan Gegara Berangkat Nonprosedur Turun Drastis

Anggi Tondi Martaon • 7 May 2026 21:45

Jakarta: Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengungkapkan bahwa jumlah calon jemaah haji (calhaj) Indonesia yang tertahan karena masalah berangkat secara tidak prosedur di Indonesia pada musim Haji 2026 turun drastis. Diperkirakan, tidak sampai 100 orang yang ditahan akibat berangkat gegara berangkat haji nonprosedur.

"Tahun ini alhamdulillah sudah turun turun banyak. Total sampai hari ini mungkin belum sampai 100 (jamaah calon haji). Tadi malam Wakapolri melaporkan laporan kepada kami sekitar 60 (jamaah calon haji)," kata Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) dikutip dari Antara, Kamis, 7 Mei 2026.

Gus Irfan menambahkan, jumlah calhaj yang tertahan di bandara hingga lebih dari 1.000 orang orang pada 2025. Mereka berangkat tidak sesuai dengan prosedur yang ada.

Gus Irfan menyebut, Kementerian Haji dan Umrah RI membentuk satuan tugas (satgas) bersama dengan Polri dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) pada penyelenggaraan Haji 2026. Satgas Haji dibentuk untuk mencegah adanya calon haji yang berangkat tidak melalui prosedur yang benar.

Pihaknya prihatin jika ada calon haji yang berangkat dengan sistem demikian, sebab di tanah suci justru bisa bermasalah seperti terlunta-lunta, dikejar-kejar kepolisian, sehingga tidak bisa menjalankan ibadah haji.

Ia juga menambahkan, Kementerian Haji dan Umrah juga makin intensif memberikan edukasi ke masyarakat. Sehingga saat hendak berangkat haji sesuai dengan prosedur.

"Alhamdulillah dengan komunikasi baik yang baik dengan masyarakat, dengan edukasi yang baik mereka sudah paham. Tapi tetap saja kami mohon pada mereka-mereka yang berusaha mencari peluang, mencari kemanfaatan ini," ungkap Gus Irfan.

Gus Irfan juga meminta masyarakat tidak mudah tergiur dengan berbagai bujuk rayu adanya oknum yang mengaku bisa memberangkatkan haji dengan lebih cepat. Sebab, semua sudah ada prosedurnya masing-masing.

"Tolonglah kasihan mereka ini jangan sampai tertipu oleh iming-iming haji tanpa antri. Prinsipnya tidak ada haji tanpa antri itu, tidak ada," sebut Gus Irfan.

Iustrasi ibadah haji. Foto: Istimewa.

Terkait dengan pemberangkatan jamaah calon haji asal Indonesia ke Arab Saudi, Gus Irfan mengatakan bahwa proses pemberangkatan jamaah calon haji asal Indonesia berjalan lancar. Ia mengungkapkan, sudah lebih dari 50 persen jamaah telah diberangkatkan menuju Tanah Suci.

“Sekarang sudah sekitar 250 kloter yang berangkat. Sebagian jamaah yang di Madinah juga sudah bergeser ke Makkah,” ujar Gus Irfan.

Gus Irfan juga menambahkan, calhaj yang diberangkatkan ini juga langsung menuju Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah. Proses pemberangkatan juga tanpa kendala yang berarti.

“Alhamdulillah laporan dari teman-teman di sana semuanya berjalan lancar. Memang ada satu-dua kendala kecil, tetapi bisa segera diatasi,” kata Gus Irfan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)