Moldova Sebut Drone Jatuh di Wilayahnya saat Serangan Rusia ke Ukraina

Moldova mengecam pelanggaran wilayah udaranya setelah sebuah drone jatuh saat serangan Rusia ke Ukraina. (Anadolu Agency)

Moldova Sebut Drone Jatuh di Wilayahnya saat Serangan Rusia ke Ukraina

Willy Haryono • 13 July 2026 14:27

Chisinau: Pemerintah Moldova pada Senin, 13 Juli 2026, melaporkan bahwa sebuah drone telah melintasi wilayah udaranya dan jatuh di dekat desa Copanca di bagian tenggara negara tersebut di tengah dugaan serangan Rusia terhadap Ukraina.

Dalam pernyataan yang disampaikan melalui Telegram, Kementerian Luar Negeri Moldova mengecam insiden tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran serius terhadap kedaulatan negaranya.

Menurut pemerintah Moldova, insiden itu terjadi ketika Rusia melancarkan serangan udara terhadap wilayah Odesa di Ukraina selatan yang berbatasan dengan Moldova.

"Insiden baru ini merupakan pelanggaran serius dan tidak dapat diterima terhadap wilayah udara Republik Moldova serta sekali lagi menegaskan bahwa perang agresi Federasi Rusia terhadap Ukraina menciptakan risiko langsung terhadap keamanan warga negara kami dan seluruh kawasan," ujar pernyataan Kementerian Luar Negeri Moldova yang dilansir Anadolu Agency.

Pemerintah Moldova menegaskan akan terus mempertahankan kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas teritorial negara tersebut.

Chisinau juga menyatakan akan melanjutkan kerja sama dengan para mitra internasional untuk memperkuat keamanan nasional serta meningkatkan ketahanan negara terhadap ancaman serupa di masa mendatang.

Hingga saat ini, pemerintah Rusia belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan maupun insiden yang dilaporkan oleh Moldova tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, Moldova beberapa kali melaporkan pelanggaran wilayah udara yang diduga terkait dengan serangan Rusia ke Ukraina, terutama di wilayah dekat perbatasan selatan negara itu.

Perang yang berlangsung antara Rusia dan Ukraina sejak 2022 telah meningkatkan kekhawatiran negara-negara tetangga mengenai potensi meluasnya dampak konflik ke kawasan Eropa Timur yang lebih luas.

Baca juga:  Serangan Rusia di Ukraina Tewaskan 6 Orang, Kyiv Balas Serang Armada di Laut Azov

(Willy Haryono)