Salah satu ruas jalan akses samping atau sirip kawasan Malioboro Kota Yogyakarta. ANTARA/Hery Sidik
Dishub DIY Uji Coba Portal Pembatas Jalan di Kawasan Malioboro
Silvana Febiari • 31 August 2026 22:18
Yogyakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) uji coba pemasangan Regol Ayom di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta. Sistem portal tersebut dipasang untuk membatasi akses kendaraan di jalan samping atau sirip menuju kawasan Malioboro.
Kepala Dishub DIY Chrestina Erni Widyastuti mengatakan penerapan Regol Ayom di 13 ruas jalan kawasan Malioboro itu merupakan uji coba untuk melihat efektivitas sarana dan kesiapan penerapannya di lapangan.
"Portal pembatas ini uji coba, baru pertama kita operasikan semuanya, kita lihat seperti apa. Kalau tidak ada uji coba, kita tidak mengetahui ada permasalahan permasalahan apa di lapangan," kata Chrestina, dilansir dari Antara, Senin, 31 Agustus 2026.
Menurutnya, uji coba portal pembatas di jalan sirip menuju Malioboro dilakukan untuk mendukung penerapan penuh kawasan pedestrian. Portal ini berfungsi mengendalikan kendaraan bermotor agar akses pejalan kaki, termasuk pengguna kursi roda, tetap aman dan tidak terganggu.
Namun, salah satu kendala yang ditemukan berkaitan dengan akses pejalan kaki dan teknis penjagaan. Dalam kondisi tertentu, petugas perlu membuka portal agar pejalan kaki dapat melintas.
Salah satu skema yang disiapkan adalah membuka bagian tengah portal saat pejalan kaki membutuhkan akses. Pada jenis portal tertentu, mekanisme teleskopik memungkinkan portal dibuka atau dinaikkan sehingga tersedia ruang untuk pejalan kaki melintas.
"Dishub DIY telah menyiapkan petugas pada titik-titik dengan sistem pembagian shift dan kolaborasi bersama Dishub Yogyakarta. Penjagaan diperlukan agar portal dapat segera dibuka ketika ada pejalan kaki yang membutuhkan akses," ungkapnya.

Suasana kawasan wisata Malioboro Kota Yogyakarta (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
Lebih lanjut, dia mengatakan masukan masyarakat diperlukan untuk menyempurnakan penerapan portal pembatas jalan di sirip kawasan Malioboro. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sebelum penerapan penuh pedestrian di pusat Kota Yogyakarta.
Uji coba ini menjadi kesempatan untuk melihat kondisi nyata di lapangan. Selain mengendalikan kendaraan, sistem tersebut juga diharapkan tetap memenuhi kebutuhan akses pejalan kaki.
"Penyempurnaan Regol Ayom tetap diarahkan untuk mendukung penerapan full pedestrian di Malioboro. Komitmen kami memang harus ada untuk pejalan kaki," ujarnya.