5 Benteng Terluas di Dunia Versi UNESCO, Ada Indonesia?

Benteng Chittorgarh, India. (Wikimedia Commons)

5 Benteng Terluas di Dunia Versi UNESCO, Ada Indonesia?

Riza Aslam Khaeron • 30 April 2026 15:53

Jakarta: Sepanjang sejarah peradaban manusia, benteng dibangun tidak hanya sebagai simbol kekuasaan. Benteng juga berfungsi sebagai garis pertahanan terakhir dari serangan musuh.

Beberapa di antaranya dibangun sedemikian megah dan luas hingga mampu menampung ribuan pasukan, istana, kuil. Saking luasnya, banyak benteng dibuat sebagai permukiman penduduk di dalamnya.

Lantas, benteng mana saja yang tercatat sebagai yang terluas di dunia? Berikut adalah daftar lima benteng terluas di dunia berdasarkan data luas kawasan yang dirilis oleh UNESCO dan International Council on Monuments and Sites (ICOMOS).
 

1. Benteng Chittorgarh, India — 305 Hektare


Sumber: Wikimedia Commons

Benteng Chittorgarh di Rajasthan, India, menempati posisi teratas dalam daftar ini. Benteng yang berdiri di atas plato berbatu setinggi sekitar 500 kaki ini dilaporkan oleh UNESCO memiliki luas inti 305 hektare, dengan zona penyangga mencapai 440 hektare.

Jika diukur luasnya saja, Chittorgarh memiliki luas setara Taman Mini Indonesia Indah (TMII). TMII sendiri memiliki luas sekitar 150 hektare.

Berkembang antara abad ke-8 hingga ke-16, Chittorgarh menjadi salah satu pusat kekuasaan terpenting bagi Kerajaan Rajput. Di dalamnya terdapat sejumlah istana, kuil, menara peringatan, serta struktur penampungan air bersejarah. Menariknya, kawasan benteng tersebut masih dihuni oleh sekitar 3.000 penduduk pada laporan UNESCO dan ICOMOS tahun 2013.
 

2. Benteng Kumbhalgarh, India — 268 Hektare


Sumber: Domain Publik via sanctuarynaturefoundation.org

Masih dari kawasan Rajasthan, Benteng Kumbhalgarh terletak di Distrik Rajsamand pada ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut. UNESCO mencatat kawasan inti benteng ini seluas 268 hektare, dengan zona penyangga yang jauh lebih luas, yakni mencapai 1.339 hektare.

Kumbhalgarh sangat tersohor karena dinding pertahanannya yang luar biasa panjang. UNESCO menyebutkan bahwa dindingnya membentang hingga 20 km, menjadikannya dinding terpanjang di India dan ketiga terpanjang di dunia. Bersama Chittorgarh, benteng ini merupakan bagian dari serial Hill Forts of Rajasthan yang diakui sebagai Warisan Dunia.
 

3. Benteng Ranthambore, India — 102 Hektare


Sumber: Wikimedia Commons

Benteng Ranthambore memiliki karakter yang unik dibandingkan benteng lainnya di Rajasthan karena lokasinya yang berada di tengah kawasan hutan, yang kini dikenal sebagai Taman Nasional Ranthambore. UNESCO bahkan menyebutnya sebagai satu-satunya "benteng hutan" (forest fort) dalam serial Hill Forts of Rajasthan.

Benteng ini tercatat memiliki luas 102 hektare dengan zona penyangga seluas 372 hektare. Dikelilingi oleh dinding sepanjang 5,4 km, di dalamnya terdapat berbagai gerbang monumental, kompleks istana, serta kuil-kuil yang mencerminkan fungsi pertahanan sekaligus pusat kekuasaan Rajput pada masanya.
 
Baca Juga:
7 Benteng Terbesar dan Termegah di Dunia, Ada 3 dari India
 

4. Benteng Rohtas, Pakistan — 70 Hektare


Sumber: Wikimedia Commons.

Beralih ke Pakistan, Benteng Rohtas atau Qila Rohtas terletak di Provinsi Punjab. Dibangun pada abad ke-16 oleh Sher Shah Suri setelah kemenangannya atas Kaisar Mughal, Humayun, pada tahun 1541, benteng ini menjadi contoh penting arsitektur militer Islam awal di Asia Tengah dan Asia Selatan.

UNESCO mencatat Benteng Rohtas sebagai kompleks garnisun seluas 70 hektare. Benteng ini memiliki tembok batu masif dengan keliling lebih dari 4 km, dilengkapi dengan 68 bastion dan 12 gerbang monumental. Berbagai elemen pertahanannya, termasuk sumur bertangga (baoli) dan dinding pemisah internal, masih terjaga dengan baik hingga saat ini.
 

5. Kompleks Red Fort, India — 49 Hektare


Sumber: Wikimedia Commons.

Menutup daftar ini adalah Kompleks Red Fort (Benteng Merah) di Delhi, India. Dibangun sebagai pusat kota Shahjahanabad, ibu kota baru bagi Kaisar Mughal, Shah Jahan, benteng ini dinamakan sesuai dengan dinding masifnya yang terbuat dari batu pasir merah.

UNESCO mencatat luas Kompleks Red Fort sebesar 49,18 hektare dengan zona penyangga seluas 43,43 hektare. Lebih dari sekadar benteng, tempat ini merupakan simbol kekuasaan Mughal yang kemudian menjadi lokasi bersejarah penting dalam perjuangan kemerdekaan India.

Arsitekturnya dianggap sebagai puncak kreativitas Mughal yang memberikan pengaruh besar pada bangunan dan taman di seluruh wilayah India.

Benteng terluas ada di Indonesia?

Sebenarnya Indonesia memiliki benteng yang melebihi benteng Chittorgarh di India. Hanya saja, status benteng tersebut belum mendapat predikat warisan budaya dunia yang diakui UNESCO.

Benteng Keraton Buton merupakan benteng terluas di dunia. Benteng tersebut berdiri megah di atas Bukit Wolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Benteng bersejarah ini memiliki luas sekitar 23,375 hektar, dengan panjang tembok mencapai 2,740 meter. Yang membuatnya unik, benteng ini dibangun sejak abad ke-16 menggunakan bahan tradisional, yaitu campuran batu kapur, karang, dan putih telur sebagai perekat alami.

Benteng Keraton Buton. Foto: Indonesia Kaya

Selama lebih dari empat abad, Benteng Keraton Buton berfungsi sebagai pusat pertahanan Kesultanan Buton, salah satu kerajaan maritim besar di Nusantara. Ketangguhannya membuat benteng ini tetap kokoh hingga kini, sekaligus menjadi simbol kejayaan sejarah Buton.

Pada tahun 2006, benteng ini tercatat dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) dan Guinness World Records sebagai benteng terluas di dunia. Saat ini, kawasan tersebut menjadi destinasi wisata budaya populer yang banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Muhamad Marup)