16 Penambang Timah di Pangkalpinang Positif Narkotika

Belasan pekerja tambang pasir timah rakyat di pesisir Pantai Tanjung Bunga, Kota Pangkalpinang. (Metro TV/Rendy Ferdiansyah)

16 Penambang Timah di Pangkalpinang Positif Narkotika

Rendy Ferdiansyah • 29 January 2026 14:06

Pangkalpinang: Belasan pekerja tambang pasir timah rakyat di pesisir Pantai Tanjung Bunga, Kota Pangkalpinang diamankan petugas gabungan narkotika. Mereka dinyatakan positif mengonsumsi narkotika usai menjalani tes urine.

"Hari ini kita dari Polda, Polres, dan BNN akan memusnahkan pondok-pondok ini supaya ke depan tidak dipergunakan dan tidak dimanfaatkan untuk melakukan hal yang tidak benar. Sebagai salah satu contoh adalah mengonsumsi narkoba," kata Direktur Resnarkoba Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Dr. Ronald Fredy C. Sipayung, di Pangkalpinang, dikutip Kamis, 29 Januari 2026.
 


Sebanyak 16 pekerja tambang tersebut dibawa petugas usai dinyatakan positif menggunakan narkotika untuk menjalani proses lebih lanjut.

Selain melakukan tes urine, petugas gabungan juga menggeledah dan membongkar pondok-pondok tambang. Dari pemeriksaan itu, ditemukan sejumlah barang bukti. 

"Dari hasil pemeriksaan kita temukan bahwa peralatan-peralatan untuk mengonsumsi narkoba banyak berserakan. Ini digunakan sudah dalam jangka waktu yang lama," ujar Ronald.


Belasan penambang di pesisir Pantai Tanjung Bunga, Kota Pangkalpinang menjalani tes urine. (Metro TV/Rendy Ferdiansyah)

Sebelumnya, Tim gabungan Ditresnarkoba Polda Bangka Belitung melakukan razia narkotika terhadap pekerja tambang timah di pesisir Pantai Tanjung Bunga, Kota Pangkalpinang. Hasilnya, sebanyak 16 pekerja tambang, termasuk satu wanita, dinyatakan positif menggunakan narkotika.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penertiban dan pencegahan penyalahgunaan narkotika di wilayah rawan. Area tersebut dikenal sebagai salah satu lokasi tambang inkonvensional dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap narkotika.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)