Gedung Balai Kota Pemprov Jakarta. Foto: MI/Arya Manggala.
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Alokasikan Rp31 M untuk Modifikasi Cuaca 2026
Anggi Tondi Martaon • 17 January 2026 11:34
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp31 miliar untuk operasi modifikasi cuaca (OMC) selama 2026. Hal itu dilakukan dalam rangka mengantisipasi hujan dengan intensitas tinggi yang bisa mengakibatkan banjir di Ibu Kota.
“Kita sudah kalkulasikan sepanjang tahun itu Rp31 miliar," kata Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohammad Yohan dikutip dari Antara, Sabtu, 17 Januari 2026.
Awalnya, alokasi anggaran OMC hanya Rp7 miliar. Namun, anggaran rekayasa cuaca ditambah berdasarkan rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Tapi berdasarkan rekomendasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pada 2026 ada kecenderungan-kecenderungan seperti apa. Jadi ditambah lagi," ungkap Yohan.
“Kita juga ada niatan nanti masuk musim kering, justru kita coba gugurkan awannya di daratan. Beda metodenya (dengan OMC saat musim hujan),” kata Yohan.

Ilustrasi operasi modifikasi cuaca (OMC). Foto: BNPB.
Kendati demikian, Yohan mengatakan, total anggaran tersebut tak akan dipaksakan untuk terserap seluruhnya. Apabila situasi dirasa cukup kondusif maka OMC tidak akan dilakukan.
Yohan juga memaparkan jumlah anggaran yang disiapkan untuk OMC periode awal dan pertengahan tahun sebesar Rp7 miliar. Namun, penyerapan anggaran tergantung kondisi cuaca dan jumlah garam yang disebarkan dalam setiap penerbangan.
“Satu hari itu 3 penerbangan. Itu detail-detailnya ada hitung-hitungan dari BMKG. Berapa NaCl yang harus dibawa," ujar Yohan.