Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Foto: Antara.
Gugur Saat Grebek Bandar Narkoba, Kapolri Naikkan Pangkat Aipda Yudhi
Gabriella Thesa Widiari • 3 July 2026 16:15
Jakarta: Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada Aipda Yudhi Perdana Putra. Pangkat luar biasa tersebut diberikan setelah Aipda Yudhi gugur saat penggerebekan bandar narkoba di Kalimatan Tengah.
"Institusi memberikan penghormatan terbaik bagi almarhum dan memberikan kenaikan pangkat luar biasa," kata Sigit dalam keterangan tertulis, Jumat, 3 Juli 2026.
Atas kejadian tersebut, ia menegaskan kepada seluruh jajarannya untuk terus memerangi dan meningkatan pemberantasan narkoba. Sebab, narkoba dinilai membahayakan masyarakat, khususnya generasi muda.
Sigit menekankan, peredaran narkoba sangat meresahkan dan para bandar dinilai sebagai perusak generasi bangsa. Oleh karena itu, Polri harus menyelamatkan masyarakat, terlebih dalam menghadapi momentum bonus demografi
"Lakukan tindakan tegas terukur terhadap bandar atau gembong narkoba yang melawan upaya penegakan hukum, apalagi membahayakan jiwa petugas atau masyarakat," kata Sigit.
Pada Kamis, 2 Juli 2026, seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan, Kalimantan Tengah, meninggal dunia saat mengikuti operasi penggerebekan terhadap terduga bandar narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan. Sedangkan dua personel lainnya dilaporkan belum ditemukan
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono menjelaskan operasi diawali dengan penggerebekan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan salah seorang terduga pelaku.

Ilustrasi. Foto: Dok. Medcom.
Namun, situasi berubah ketika sejumlah anggota keluarga terduga pelaku diduga melakukan perlawanan terhadap petugas menggunakan senjata tajam saat proses penangkapan berlangsung.
Dodik menjelaskan, perlawanan tersebut kemudian memicu datangnya warga lain ke lokasi sehingga situasi menjadi tidak terkendali. Personel kepolisian yang bertugas berupaya mengamankan diri sekaligus mengendalikan keadaan.
Dalam insiden itu, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur saat menjalankan tugas sebagai anggota Satresnarkoba Polres Katingan. Sementara dua personel lainnya hingga kini masih dalam pencarian dengan menyisir sekitar lokasi kejadian dan aliran sungai.
"Saat ini kami masih memfokuskan seluruh upaya untuk menemukan dua anggota yang belum diketahui keberadaannya," ujar Dodik.