Niat Mandi Nifas: Bacaan dan Artinya

Ilustrasi: Freepik

Niat Mandi Nifas: Bacaan dan Artinya

Riza Aslam Khaeron • 30 December 2025 09:32

Jakarta: Mandi nifas adalah mandi wajib yang dilakukan setelah darah nifas berhenti, dengan tujuan mengangkat hadats besar akibat nifas agar perempuan kembali suci dan dapat menjalankan ibadah yang sebelumnya terlarang, seperti shalat dan thawaf. Begitu darah benar-benar berhenti, mandi wajib perlu segera dilakukan.

Karena itu, memahami niat mandi nifas—termasuk kapan niat diucapkan dan bagaimana tata caranya—menjadi hal penting agar ibadah yang dilakukan sah secara syariat. Melansir NU Online, berikut ini niat mandi nifas:
 

Bacaan Niat Mandi Nifas

Berikut bacaan niat mandi nifas yang umum digunakan:

Nawaitul ghusla li raf’il haidli” atau “li raf’in nifâsi

Artinya: “Saya berniat mandi untuk menghilangkan haidl” atau “untuk menghilangkan nifas”
 
Baca Juga:
5 Kesalahan Umum saat Wudu yang Harus Diperhatikan
 

Kapan Niat Dibaca?

Niat mandi nifas dibaca bersamaan dengan saat pertama kali menyiramkan air ke anggota badan. Bagian tubuh yang pertama kali disiram boleh bagian mana pun.

Jika seseorang sudah menyiram bagian tubuh tetapi belum berniat, maka bagian yang sudah terkena air itu perlu disiram ulang setelah niat, karena siraman pertama tidak dihitung sebagai bagian dari mandi wajib.

Niat mandi nifas tidak hanya soal bacaan, tetapi juga ketepatan pelaksanaannya: dibaca saat siraman pertama dan dilanjutkan dengan meratakan air ke seluruh tubuh. Dengan memahami rukun dan tata caranya, bersuci setelah nifas dapat dilakukan dengan lebih tenang dan sesuai tuntunan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Arga Sumantri)