Gubernur Pramono bakal Temui Menteri Keuangan Bahas Penerbitan Obligasi Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo usai meresmikan Puskesmas Taman Sari, Jakarta Barat, Senin (26/10/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

Gubernur Pramono bakal Temui Menteri Keuangan Bahas Penerbitan Obligasi Jakarta

Siti Yona Hukmana • 26 October 2026 12:44

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku akan bertemu Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Pertemuan itu untuk membahas rencana penerbitan obligasi daerah Jakarta.

“Untuk obligasi, hari ini memang ada rencana saya untuk bertemu dengan Menteri Keuangan,” kata Pramono saat dijumpai di Puskesmas Taman Sari, Jakarta Barat, dilansir Antara, Senin, 26 Oktober 2026.

Pramono mengatakan keputusan terkait penerbitan obligasi daerah masih menunggu persetujuan pemerintah pusat. Pramono menyebut pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) dan Kementerian Keuangan terkait obligasi Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Medcom.id/Joy Jones

Menurut Pramono, alasan pemerintah pusat belum menyetujui penerbitan obligasi daerah karena tidak semua pemerintah daerah memiliki kemampuan anggaran untuk hal tersebut. Meski demikian, Pramono menilai kondisi keuangan DKI Jakarta berbeda dengan daerah lain, karena anggaran itu dikelola secara tertib dan rapi.

"Mungkin bagi beberapa daerah provinsi lain, obligasi ini jangan sampai kemudian digunakan untuk mendapatkan budget atau creative financing, tetapi anggarannya sendiri tidak mampu untuk melakukan penutupan itu,” ungkap Pramono.

Pramono mengatakan pengalamannya selama hampir 15 tahun berada di pemerintahan pusat membuatnya memahami arahan dan kebijakan pemerintah pusat terkait penerbitan obligasi daerah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dipastikan tetap patuh dengan keputusan pemerintah pusat terkait penerbitan obligasi.

(Siti Yona Hukmana)