Menko Polkam Dudung Abdurachman menandatangani berita acara usai dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto. Foto: tangkapan layar.
Menko Polkam Dudung Prioritaskan Konsolidasi Keamanan
M Ilham Ramadhan Avisena • 1 October 2026 18:39
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman memprioritaskan konsolidasi serta sinkronisasi antarinstansi sebagai langkah awal usai dilantik Presiden Prabowo Subianto. Fokus utamanya adalah memastikan stabilitas dan situasi keamanan nasional tetap kondusif.
"Langkah awal saya akan koordinasi dengan semua instansi terkait dari kelembagaan di bawah koordinasi Polhukam adalah sinkronisasi situasi keamanan saat ini untuk semakin kondusif," kata Dudung usai pelantikan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026.
Penguatan koordinasi lintas sektor ini juga ditujukan untuk memperkokoh persatuan dan keutuhan bangsa. Langkah tersebut krusial guna mengawal implementasi seluruh agenda pembangunan nasional.
"Tugas-tugas Menko Polkam tentunya tidak ringan dengan situasi saat ini. Di bawahnya memang kita koordinasikan, sinkronkan tugas-tugas kenegaraan," ujar Dudung.

Presiden Prabowo Subianto melantik sepuluh menteri dan wakil menteri negara Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024–2029, di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, 1 Oktober 2026. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr.
Dudung menegaskan jajaran di bawah Kemenko Polkam bakal dikerahkan penuh untuk mengawal pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut program strategis nasional, program prioritas nasional, hingga program unggulan Presiden akan menjadi bagian yang turut dikawal.
"Masalah keutuhan, persatuan dan kesatuan negara ini yang harus kita tingkatkan kembali, kita songsong pembangunan Asta Cita yang menjadi cita-cita Bapak Presiden Prabowo Subianto, mana program strategis nasional, program prioritas nasional, dan program unggulan Bapak Presiden. Ini yang akan kita kawal," kata Dudung.
Dudung menyebut penugasan ini merupakan bentuk kepercayaan penuh dari Kepala Negara. Meskipun belum menerima instruksi khusus usai pelantikan, ia mengaku telah diberitahu mengenai penunjukan sebagai Menko Polkam sejak Rabu, 30 September 2026 lewat pertemuan bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.