3.418 PNS Dilantik di Balai Kota Jakarta, 15 Penyandang Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjadi inspektur upacara Pengambilan Sumpah Janji Pengangkatan PNS dan Penutupan Pelatihan Dasar CPNS di Balai Kota, Rabu (4/11/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

3.418 PNS Dilantik di Balai Kota Jakarta, 15 Penyandang Disabilitas

Siti Yona Hukmana • 4 November 2026 17:30

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo melantik 3.418 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bertugas untuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Rabu, 4 November 2026. PNS yang dilantik diharapkan dapat membawa perubahan untuk penguatan birokrasi yang ada di Ibu Kota.

“Saya menaruh harapan bahwa ASN Jakarta, terutama bagi yang muda-muda, bisa membawa angin perubahan untuk penguatan birokrasi yang ada di Jakarta. Karena bagi saya, setelah mereka hampir dua tahun digembleng, dilatih, dididik, mudah-mudahan mereka bisa berkarier lebih baik dan menjadi pelayan bagi masyarakat yang ada di Jakarta ini,” kata Pramono di Balai Kota, Jakarta, dilansir Antara, Rabu, 4 November 2026.

Pramono menyebut dari 3.418 PNS yang dilantik tersebut, 15 penyandang disabilitas. Pramono mengaku bangga Pemprov DKI Jakarta telah menjaga komitmen dalam mewujudkan birokrasi inklusif dan memberi kesempatan setara bagi setiap warga untuk berkontribusi dalam pembangunan Ibu Kota

“Mudah-mudahan saya sungguh berharap ke depan disabilitas untuk ruang yang dialokasikan ada 88 formasi, mudah-mudahan di tahun mendatang bisa terpenuhi,” ujar Pramono.

Ilustrasi ASN. Foto: Medcom.id.

Pramono berpesan kepada seluruh PNS yang dilantik untuk terus meningkatkan kompetensi, integritas, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan publik. Pramono juga menekankan kepada seluruh PNS untuk tidak melanggar kode etik dan menjalin koordinasi yang baik.

"Jaga soliditas, serta bekerjalah secara inovatif, responsif, berorientasi hasil agar setiap program pemerintah dapat terlaksana secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Pramono.

Pramono meminta pimpinan perangkat daerah terus memberikan arahan, pendampingan dan ruang pengembangan bagi PNS yang baru saja diangkat.

“Bangun lingkungan kerja yang produktif dan profesional, serta dorong mereka untuk mengembangkan potensi agar berkontribusi bagi instansi, bangsa, dan negara,” kata Pramono.

(Siti Yona Hukmana)