Warga bekasi melakukan protes, penolakan pengajian Umi Cinta. (Metrotvnews.com/Antonio)
Kesbangpol Kota Bekasi Gandeng MUI Selidiki Pengajian Menyimpang
Antonio • 12 August 2025 22:02
Bekasi: Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bekasi, Jawa Barat, menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menyelidiki kegiatan pengajian yang diduga menyimpang di RW 12 Perumahan Dukuh Zamrud, Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Bekasi, Nesan Sujana, mengatakan penyelidikan dilakukan untuk memastikan dugaan tentang aliran menyimpang atau tidak.
Pihaknya juga akan memanggil YP yang disebut-sebut sebagai pemimpin kelompok masyarakat tersebut.
"Karena masalah ini sudah cukup luas, kami akan rapatkan di tingkat kota. Dalam rapat itu akan dihadirkan unsur Polsek, Bimaspol, tokoh agama, serta MUI tingkat kota. Tujuannya menggali informasi dari berbagai pihak, termasuk Ketua RW dan Ustadz Abdul Ilham," kata Nesan di Bekasi, Selasa, 12 Agustus 2025.
| Baca: Viral, Warga Bekasi Tolak Pengajian Bayar Rp1 Juta Hadiah Surga
|
"Ya, meskipun di rumah pribadi, jika mengundang banyak orang, apalagi kegiatan bersifat rutin dan keagamaan, maka wajib ada pemberitahuan ke RT/RW. Ini soal etika bermasyarakat juga," jelasnya.
Pihaknya telah menjadwalkan pembahasan bersama tim Pengawasan Aliran kepercayaan dan keagamaan dari Kejaksaan.
"Masalah keyakinan sekarang ditangani oleh Kejari, Kejati, maupun Keagung melalui PAKEM (Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan). Ini perlu ditingkatkan agar tidak terjadi intoleransi," ujarnya.