Ilustrasi rupiah. Foto: MI.
Dolar AS Tertekan
Husen Miftahudin • 12 September 2024 10:28
New York: Indeks dolar Amerika Serikat (DXY), yang mengukur nilai USD terhadap enam mata uang lainnya, melemah setelah rilis data inflasi yang beragam untuk periode Agustus.
Mengutip FX Street, Kamis, 12 September 2024, indeks dolar, ukuran nilai unit AS terhadap enam mata uang utama, turun 0,01 persen menjadi 101,63.
Meskipun terjadi penurunan tingkat inflasi keseluruhan menjadi 2,5 persen secara tahunan, Indeks Harga Konsumen (IHK) inti tetap stabil di angka 3,2 persen, yang menunjukkan tekanan inflasi yang terus berlanjut.
Data ini telah meredam ekspektasi penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin oleh Federal Reserve (Fed) pada September, sehingga meningkatkan kemungkinan penurunan yang lebih moderat sebesar 25 basis poin.
| Baca juga: Mata Uang Rupiah Dibuka Langsung Melemah |
Ekonomi AS tetap kuat
Berdasarkan indikator ekonomi, ekonomi AS tetap kuat, melampaui ekspektasi. Sementara pasar mengantisipasi pelonggaran moneter lebih lanjut, penting untuk meredam ekspektasi.
Lintasan pertumbuhan saat ini tidak mungkin menjamin langkah pelonggaran agresif seperti itu.
Sangat penting untuk mengadopsi pendekatan yang seimbang, mengakui kekuatan ekonomi dan perlunya optimisme yang hati-hati dalam pengambilan keputusan.