Arus Mudik Masih Tinggi, 2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Saat Lebaran

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono. Foto: Dok. Antara.

Arus Mudik Masih Tinggi, 2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Saat Lebaran

Fachri Audhia Hafiez • 23 March 2026 08:00

Jakarta: PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat pergerakan pemudik yang meninggalkan wilayah Jabotabek masih terpantau tinggi hingga hari "H" Idul Fitri 1447 Hijriah. Sebanyak 197.119 kendaraan tercatat keluar melalui empat gerbang tol utama pada Sabtu, 21 Maret 2026, dengan mayoritas pergerakan menuju arah Trans Jawa dan Bandung.

"Kami mencatat kendaraan yang melalui GT Cikampek Utama mencapai 68.374 kendaraan, meningkat hingga 113,2 persen terhadap lalu lintas normal. Selain itu, kenaikan lalu lintas signifikan juga terlihat untuk yang mengarah ke Bandung melalui GT Kalihurip Utama yaitu sebanyak 45.086 kendaraan, meningkat 13,9 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal,” ujar Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, dikutip dari Antara Minggu, 22 Maret 2026.
 


Melihat tren tersebut, Rivan mengimbau masyarakat yang masih berada di kampung halaman untuk segera merencanakan perjalanan kembali ke Jabotabek lebih awal. Hal ini penting mengingat periode arus balik memiliki rentang waktu yang lebih singkat dibandingkan masa mudik, dengan puncak kepadatan diprediksi jatuh pada Selasa, 24 Maret 2026.

"Untuk menghindari penumpukan kendaraan, kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan perjalanan pada waktu-waktu favorit, seperti pagi dan malam hari, serta mengantisipasi potensi kepadatan di jalur menuju destinasi wisata yang umumnya mengalami peningkatan volume lalu lintas pasca perayaan Hari Raya Idulfitri,” papar Rivan.


Ilustrasi. Foto: Dok. Jasa Marga.

Sebagai langkah antisipasi kemacetan, Jasa Marga menawarkan insentif berupa diskon tarif tol sebesar 30 persen pada 26-27 Maret 2026. Masyarakat yang memiliki fleksibilitas waktu juga disarankan memanfaatkan periode Work From Anywhere (WFA) pada 25-27 Maret demi kenyamanan perjalanan.

Berdasarkan data kumulatif sejak H-10 hingga hari "H" Lebaran (11–21 Maret 2026), total kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menembus angka 2.007.253 unit. Jumlah ini meningkat 24,6 persen dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya hanya mencapai 1,6 juta kendaraan.

Angka dua juta kendaraan tersebut merupakan 56,89 persen dari total proyeksi 3,5 juta kendaraan yang diperkirakan akan keluar dari wilayah Jabotabek selama periode libur Lebaran hingga 31 Maret mendatang. Jasa Marga pun mengingatkan pemudik untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik, BBM, serta kondisi fisik pengemudi dan kendaraan sebelum memulai perjalanan balik.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)