Ketua Umum MUI Anwar Iskandar (kedua dari kiri) dan Menteri Agama Nasaruddin Umar (kedua dari kanan) saat konferensi pers penyelenggaraan Silatnas dan Halalbihalal MUI di Jakarta, Rabu (15/4/2026). ANTARA/Asep Firmansyah
Ketum MUI: Ormas Islam dan Pemerintah Teguhkan Persatuan Bangsa
Achmad Zulfikar Fazli • 16 April 2026 03:59
Jakarta: Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Iskandar, menegaskan pentingnya meneguhkan persatuan bangsa dalam kegiatan silaturahmi nasional dan halalbihalal, yang dihadiri puluhan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam bersama pemerintah dan perwakilan negara sahabat.
“Alhamdulillah hari ini seluruh ormas Islam di Indonesia, dengan anggota mencapai ribuan hingga jutaan, berkumpul bersama pemerintah dan para duta besar negara sahabat untuk memperkuat persatuan,” ujar Kiai Anwar di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu malam, 15 April 2026.
Dia menekankan keberagaman latar belakang suku, agama, dan afiliasi politik tidak menghalangi bangsa Indonesia untuk tetap bersatu. Menurut dia, momentum halalbihalal menjadi wujud rasa syukur atas karunia persatuan dan kemakmuran bangsa.
Menurut Kiai Anwar, kolaborasi antara ulama dan umara menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga stabilitas dan kemajuan negara
“Persatuan ini harus terus kita jaga karena masih banyak tugas yang harus dilakukan untuk memajukan bangsa dalam berbagai aspek kehidupan,” kata dia.
Baca Juga:
MUI Desak Penghentian Agresi Militer AS-Israel di Kawasan Timur Tengah |

Ilustrasi persatuan masyarakat Indonesia. Foto: Istimewa
Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengapresiasi dukungan MUI terhadap langkah pemerintah, khususnya dalam memperkuat peran Indonesia di kancah internasional.
Menurut dia, Indonesia terus mendorong penyelesaian berbagai persoalan global melalui pendekatan dialog.
“Kita diajak untuk menyelesaikan persoalan antarbangsa dengan mengedepankan dialog, bukan kekerasan apalagi peperangan,” ujar Nasaruddin.
Dia menambahkan dukungan ulama menjadi motivasi penting bagi pemerintah dalam menjalin kerja sama internasional guna menciptakan perdamaian dunia. Pemerintah akan terus mengedepankan diplomasi dialog dalam berbagai forum global sebagai upaya mencari solusi atas tantangan internasional yang dihadapi bersama.
“Dukungan dari Majelis Ulama terhadap langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia dalam forum-forum internasional menjalin dialog antara berbagai bangsa untuk menciptakan penyelesaian persoalan internasional yang kita hadapi,” ujar Menag.