11 Kecamatan di Pandeglang Krisis Air Bersih

Warga Pandeglang mengantre distribusi air bersih dari BPBD setempat. Metro TV

11 Kecamatan di Pandeglang Krisis Air Bersih

Metro TV • 29 July 2026 12:39

Pandeglang: Sebanyak sebelas kecamatan di Kabupaten Pandeglang, Banten, kini dilanda kekeringan dan krisis air bersih akibat kemarau panjang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD-PK) setempat telah menyalurkan 174 ribu liter air bersih kepada 9.391 kepala keluarga selama dua bulan terakhir.

BPBD-PK Pandeglang mendistribusikan bantuan air ke ratusan warga di Desa Pasir Lancar dan Desa Bojong Manik, Kecamatan Sindang Resmi.

Dengan jeriken dan ember di tangan, warga terlihat antre dan berebut untuk mendapatkan jatah air bersih karena sudah dua bulan mereka kesulitan air. Sumur-sumur warga telah mengering, memaksa mereka mengambil air dari sungai terdekat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Romsih, salah seorang warga, mengaku terpaksa mengandalkan bantuan air bersih dari pemerintah daerah karena sumur yang biasa digunakan sudah kering dalam dua bulan terakhir. Tak jarang, warga harus berjalan sejauh dua kilometer menuju sungai untuk sekadar mencukupi kebutuhan air.
 


"Kami sangat bersyukur ada bantuan dari pemerintah, karena sumur kami sudah tidak bisa dipakai. Kalau tidak ada bantuan, kami harus ke sungai yang jaraknya jauh," ujar Romsih, Rabu, 29 Juli 2026.

Sekretaris BPBD Pandeglang, Nana Mulyana, menyatakan saat ini sebanyak 3.910 kepala keluarga dari 30 desa di 11 kecamatan mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Setiap hari, petugas BPBD terus menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan. Hingga saat ini, total 174 ribu liter air bersih telah disalurkan.

"Kami terus bergerak setiap hari untuk memastikan kebutuhan air masyarakat terpenuhi. Saat ini sudah 174 ribu liter yang kami salurkan, dan akan terus bertambah sesuai kebutuhan di lapangan," kata Nana Mulyana.


BPBD Kabupaten Bekasi mendistribusikan bantuan air bersih di Desa Medalkrisna, Kecamatan Bojongmangu, Selasa (27/7/2026).ANTARA/Pradita Kurniawan Syah.


BPBD juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menghemat penggunaan air bersih di tengah musim kemarau seperti sekarang ini.

Warga diminta menggunakan air secara bijak dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memperparah kondisi kekeringan. Pemerintah daerah pun terus berupaya mencari solusi jangka panjang untuk mengatasi krisis air yang melanda wilayah tersebut. (Seprinal Sri Putra)

(Whisnu M)