Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Pandjaitan. Foto: Metrotvnews.com/Annisa Ayu.
Luhut Yakin Ekonomi RI Tetap Tumbuh
Eko Nordiansyah • 24 June 2026 17:45
Jakarta: Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan meyakini kinerja perekonomian nasional akan terus meningkat meski angka kemiskinan meningkat. Luhut menjelaskan, naiknya tingkat kemiskinan kemungkinan besar dipengaruhi oleh kenaikan harga.
Namun, menurut Luhut, dampak meningkatnya angka kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi masih bisa diredam dengan berbagai strategi.
“Kita harus perhatikan efisiensi. Efisiensi juga target semua yang kami kerjakan,” kata Luhut kepada wartawan di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 24 Juni 2026.
Selain efisiensi, Luhut menyebut sinergi untuk memanfaatkan bonus demografi bisa menjadi penopang laju pertumbuhan ekonomi.
.jpg)
(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
Mewujudkan Indonesia Emas 2045
Luhut menyoroti berbagai otoritas perlu bekerja sama untuk mengelola modal bonus demografi Indonesia sehingga bisa mewujudkan Indonesia Emas 2045.“Kita harus betul-betul menyadari semua bonus demografi itu akan habis 10 tahun dari sekarang. Jadi, kalau kita tidak bekerja dengan baik, maka 2045 nanti itu sulit. Tapi, kalau kita semua kompak, itu saya kira tidak ada masalah,” ujar dia.
Terlebih, lanjut dia, Indonesia mengembangkan transformasi digital pemerintahan (GovTech). Teknologi ini diyakini dapat membantu menjaga kinerja perekonomian nasional, salah satunya melalui pemberantasan korupsi.
“Apalagi dengan GovTech ini akan pasti mengurangi korupsi. Dan teknologi ini semua dibuat oleh anak-anak Indonesia,” tutur dia.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyoroti fenomena yang disebutnya sebagai anomali dalam perekonomian nasional, yakni pertumbuhan ekonomi 5 persen per tahun dalam beberapa tahun terakhir, namun tidak dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Prabowo, kondisi tersebut menjadi sinyal hasil pertumbuhan ekonomi lebih banyak dinikmati oleh kelompok tertentu.
Dia pun berkomitmen untuk memperbaiki berbagai kebijakan agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara lebih adil dan merata oleh masyarakat.