Pemain KAFI FC melakukan tendangan kungfu ke pemain UAD FC. Dokumentasi/Liga 4
Tendang Kepala Lawan, Pemain KAFI FC Dilarang Bermain Sepak Bola Seumur Hidup
Ahmad Mustaqim • 8 January 2026 19:43
Yogyakarta: Seorang pemain sepak bola di Yogyakarta bernama Dwi Pilihanto Nugroho disanksi larangan bermain seumur hidup. Hukuman itu diberikan usai pemain nomor punggung 2 yang membela KAFI Jogja FC itu menendang kepala lawannya dalam kompetisi Liga 4 musim 2025/2026.
Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DIY telah menerbitkan keputusan resmi terkait pemberian sanksi kepada pemain bernama Dwi Pilihanto Nugroho. Sanksi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 005/Pandis_Liga4DIY_PSSI_DIY/I/2026, yang menyebutkan bahwa pemain melanggar Pasal 48 Jo. Pasal 49 Jo. Pasal 10 Jo. Pasal 19 Kode Disiplin PSSI 2025.
"Dwi Pilihanto juga diwajibkan membayar denda administratif sebesar satu juta rupiah," kata Sekretaris Umum Asprov PSSI DIY Wendy Umar Senoadji pada Kamis, 8 Januari 2026.
Tindakan sang pemain terjadi saat KAFI FC bertanding melawan UAD FC di Lapangan Sitimulyo Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul. Dalam video yang beredar di media sosial, pemain itu mengangkat kaki sangat tinggi hingga mengenai kepala salah satu pemain UAD FC.
Wendy juga mengatakan perangkat pertandingan turut dievaluasi dalam laga itu. Rekaman video kejadian masih didalami, termasuk bagaimana kerja keseluruhan perangkat pertandingan.
"Kami baru mendalami dari video melihat unsur kesengajaan, intensi pemain yang bersangkutan kepada lawan dan nantinya mengambil kesimpulan," ujarnya.

Ilustrasi. (Medcom.id)
Pembinaan terhadap perangkat pertandingan sangat mungkin dilakukan usai kejadian itu. Untuk hal itu, Wendy mengatakan masih harus menempuh serangkaian proses.
"Kami tidak menoleransi tindakan-tindakan yang mencederai fair play baik pada pemain ataupun siapa pun yang berada dalam lingkup sepak bola," ungkap Wendy.