UNICEF Indonesia resmi menunjuk Cinta Laura sebagai Duta Nasional untuk memperjuangkan hak anak dan kesetaraan akses di seluruh Indonesia. (UNICEF Indonesia)
UNICEF Indonesia Gandeng Cinta Laura untuk Perkuat Advokasi Hak Anak
Willy Haryono • 11 February 2026 18:18
Jakarta: UNICEF Indonesia secara resmi menunjuk Cinta Laura Kiehl sebagai Duta Nasional baru dalam acara bersama media yang digelar di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta, pada 10 Februari 2026. Penunjukan ini menegaskan peran figur publik dalam memperjuangkan hak dan kesejahteraan anak di Indonesia.
Cinta Laura dikenal memiliki komitmen terhadap isu sosial yang berdampak pada anak dan kaum muda. Sebelum resmi diangkat, ia telah terlibat dalam sejumlah inisiatif UNICEF, termasuk kampanye pencegahan perkawinan usia anak serta advokasi hak atas pendidikan.
Pada akhir 2025, Cinta Laura bersama UNICEF mengunjungi Asmat, Papua, untuk melihat langsung tantangan yang dihadapi anak-anak dan keluarga di wilayah terpencil. Ia menyaksikan upaya kolaboratif antara UNICEF dan Pemerintah Indonesia dalam memperkuat layanan kesehatan, gizi, pendidikan, serta perlindungan anak.
“Penunjukan ini adalah tanggung jawab moral yang sangat personal bagi saya. Saya percaya potensi tersebar merata, tetapi kesempatannya tidak selalu demikian,” ujar Cinta Laura, dalam siaran pers yang diterima Metrotvnews.com, Rabu, 11 Februari 2026.
Ia menekankan pentingnya memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh aman, sehat, dan mendapatkan masa depan yang layak.
Perwakilan UNICEF untuk Indonesia, Maniza Zaman, menyambut bergabungnya Cinta Laura sebagai bagian dari jaringan Duta UNICEF global. Ia menilai figur publik memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat serta menginspirasi aksi kolektif untuk mendukung hak anak.
Sebagai Duta Nasional, Cinta Laura akan mendukung advokasi UNICEF Indonesia dengan menyoroti isu pendidikan, perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, dan aksi iklim. Suaranya diharapkan dapat mendorong terciptanya masa depan yang lebih inklusif dan adil bagi setiap anak.
Penunjukan ini dilakukan menjelang peringatan 80 tahun UNICEF secara global pada Desember 2026, sekaligus menegaskan komitmen organisasi tersebut dalam melindungi dan memperjuangkan hak anak.

Baca juga: UNICEF Tegaskan Komitmen Global untuk Pemenuhan Hak Anak di Tengah Krisis