Polda Metro Dalami Temuan Senjata dari Terduga Perusuh Jelang Penyampaian Aspirasi

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto. Foto: Antara.

Polda Metro Dalami Temuan Senjata dari Terduga Perusuh Jelang Penyampaian Aspirasi

Anggi Tondi Martaon • 18 August 2026 20:45

Jakarta: Polisi menemukan satu bilah pisau dan satu bilah golok saat pengamanan penyampaian aspirasi di DKI Jakarta. Temuan tersebut didalami.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan, penyelidikan untuk mengusut motif serta tujuan keberadaan dua benda tajam tersebut di lokasi penyampaian pendapat. Dia menjelaskan, satu bilah pisau ditemukan saat petugas menggeledah seorang peserta aksi berinisial AM. Sementara itu, satu bilah golok ditemukan di dalam mobil ambulans yang dikemudikan oleh MR.

Secara umum, Budi mengatakan penyampaian aspirasi hari ini berjalan tertib dan kondusif. "Pelaksanaan penyampaian aspirasi secara umum sudah selesai dan berjalan aman serta kondusif. Kami menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasinya dengan tertib," kata Budi dikutip dari Antara, Selasa, 18 Agustus 2026.

Budi pun mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak membawa benda tajam maupun barang berbahaya lainnya saat berdemokrasi di ruang publik. Langkah pencegahan ini penting untuk menjaga keselamatan seluruh pihak.

"Baik peserta aksi, petugas pengamanan, maupun masyarakat umum di sekitar lokasi," ungkap Budi.

Selain itu, Budi menyampaikan pihak kepolisian juga mencatat adanya seorang peserta aksi berinisial AF yang sempat pingsan. Tim medis gabungan TNI dan Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Metro Jaya langsung memberikan pertolongan darurat dan mengevakuasi mahasiswa tersebut ke RS Budi Kemuliaan.

"Alhamdulillah, kondisinya sudah sadar. Ini bagian dari penanganan kemanusiaan dalam pengawalan aksi. Jika ada peserta yang sakit atau pingsan, tim medis yang siaga di lapangan langsung memberikan penanganan cepat," tutur Budi.

Ilustrasi unjuk rasa. Foto: Medcom.id.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengamankan 21 orang sebelum penyampaian aspirasi berlangsung di sejumlah titik di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026. Pengamanan dilakukan tim Preventive Strike dan Preemptive Education.

"Tim Preventive Strike dan Preemptive Education mengamankan 21 orang yang saat ini sedang dimintai keterangan terkait membawa barang-barang yang dapat membahayakan peserta aksi, petugas, dan masyarakat sekitar," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.

(Anggi Tondi)