Ilustrasi tempat kejadian perkara, Metrotvnews.com (Muhammad Khoirur Rosyid)
Polisi Dalami Kasus PRT Meninggal Akibat Lompat dari Lantai 4
Achmad Zulfikar Fazli • 23 April 2026 20:03
Jakarta: Polres Metro Jakarta Pusat mendalami kasus meninggalnya seorang pekerja rumah tangga (PRT) akibat lompat dari lantai 4 sebuah indekos di Bendungan Hilir (Benhil).
"Informasi sementara, orang itu katanya tidak betah. Terus kabur dengan cara melompat," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, kepada wartawan di Jakarta, dilansir dari Antara, Kamis, 23 April 2026.
Dia menyampaikan ada dua PRT yang lompat dari sebuah indekos di Bendungan Hilir. Satu PRT meninggal dunia dan satu lainnya mengalami patah tulang.
Dia menjelaskan korban meninggal dunia berinisial R, dan korban yang mengalami luka berinisial D. Berdasarkan informasi sementara, keduanya tidak betah sehingga mencoba kabur dengan melompat.
"Betul (ingin kabur). Tapi kami tidak tahu bener apa tidak, karena informasi awalnya seperti itu. Makanya masih diperiksa," ujar dia.
.jpg)
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Baca Juga:
PRT Tewas Setelah Lompat dari Kos Majikan di Benhil Jakpus |
Robby mengatakan pihaknya akan memanggil pemilik indekos dan majikan dari kedua PRT tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Dia menambahkan dari keterangan sementara juga didapati majikan yang bersangkutan galak, sehingga mereka tidak betah bekerja.
"Ada saksi yang lain ngomong bahwa mereka itu tidak betah karena majikannya sadis. Sadis itu tidak tahu seperti apa, tapi tidak ngomong suka menyiiksa, hanya galak," kata dia.