Puncak Arus Balik Terminal Kampung Rambutan Diprediksi 2 Gelombang

Ilustrasi Terminal Kampung Rambutan. Foto: Metrotvnews.com/Zaenal Arifin.

Puncak Arus Balik Terminal Kampung Rambutan Diprediksi 2 Gelombang

Anggi Tondi Martaon • 20 March 2026 12:54

Jakarta: Arus balik Lebaran Idulfitri 2026 di Terminal Kampung Rambutan diprediksi akan terjadi dalam dua gelombang puncak. Yakni, pada 25 Maret dan 29 Maret 2026.

Kepala Terminal Kampung Rambutan Revi Zulkarnain menyebut perbedaan waktu puncak ini dipengaruhi oleh variasi masa libur masyarakat. “Arus balik pertama diperkirakan terjadi tanggal 25 Maret, terutama dini hari sampai pagi. Kemudian puncak kedua akan terjadi pada 29 Maret karena ada masyarakat yang masa liburnya lebih panjang,” ujar Revi dikutip dari Antara, Jumat, 20 Maret 2026.

Revi menjelaskan, gelombang pertama arus balik didominasi oleh pekerja. Kelompok ini mulai kembali masuk kerja pada 25 Maret 2026.

Sementara gelombang kedua berasal dari pemudik yang memiliki waktu libur lebih panjang. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak terminal memastikan posko pelayanan tetap beroperasi hingga 29 Maret.

Operasional terminal juga berjalan penuh selama 24 jam. Termasuk pada hari-H Idul Fitri.

“Kita menyiapkan tiga posko pelayanan itu dibantu dari Polisi dan TNI, kemudian ada Satpol PP, kemudian Dishub kemudian Pramuka, itu untuk memberikan rasa aman kepada penumpang yang melakukan mudik, itu tetap ada sampai tanggal 29 Maret 2026,” ujar Revi.

Selain itu, tersedia posko kesehatan yang didukung oleh Dinas Kesehatan, Sudin Kesehatan Jakarta Timur, serta berbagai lembaga lainnya untuk memastikan kondisi kesehatan pemudik tetap terpantau selama berada di terminal.

Revi mengungkap pihak terminal juga menghadirkan posko ramp check untuk memastikan kelayakan operasional bus yang berangkat. Layanan tersebut disediakan berkat kekerja sama dengan unit pengujian kendaraan dan Dinas Perhubungan setempat.

Ilustrasi. Foto: MI.

Fasilitas tambahan turut disediakan, mulai dari ruang tunggu penumpang, ruang istirahat pemudik, ruang laktasi bagi ibu dan anak, hingga pemeriksaan kesehatan gratis untuk pemudik.

Di sisi lain, kondisi arus mudik menjelang Lebaran justru menunjukkan tren penurunan. Hingga H-1 Lebaran pada Jumat sejak pukul 00:00 - 09:00 WIB, jumlah penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 325 orang.

Angka ini menurun signifikan dibandingkan puncak arus mudik pada 18 Maret 2026 yang mencapai 5.336 penumpang. Penurunan juga terlihat pada H-2 Lebaran dengan jumlah 3.464 penumpang.

“Memang hari ini sudah terjadi penurunan. Kemungkinan akan terus menurun, dan saat ini didominasi pemudik dengan tujuan jarak dekat, seperti Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Lampung,” kata Revi.

Revi menyebut, kondisi ini menandakan mayoritas masyarakat telah melakukan perjalanan mudik lebih awal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)