Polda Jabar Petakan 5 Klaster Rawan Macet saat Mudik Lebaran

Ilustrasi jalur mudik. Kemacetan di jalan arteri Cileunyi Bandung, Jawa Barat. (MTVN/Roni Halim)

Polda Jabar Petakan 5 Klaster Rawan Macet saat Mudik Lebaran

P Aditya Prakasa • 27 February 2026 15:07

Bandung: Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat melakukan rapat koordinasi bersama satlantas polres jajaran dalam rangka persiapan Operasi Ketupat 2026. Sejumlah rencana pengamanan serta rekayasa jalan disiapkan untuk mengantisipasi lima klaster rawan berpotensi terjadi kepadatan arus kendaraan.

Direktur Ditlantas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, pihaknya telah melakukan rangkaian rapat koordinasi baik lintas sektoral maupun dengan stakeholder terkait. Kegiatan itu juga untuk memantapkan persiapan Operasi Ketupat 2026.

"Kita melaksanakan rakor dengan para Kasat Lantas dan KBO Lantas untuk menyamakan persepsi dan memberikan simulasi kegiatan, untuk cara bertindak pada saat rekayasa lalu lintas terutama di beberapa jalur yang sudah dibagi per-rayon. Ini yang perlu kita latihkan sehingga pada saat laksanakan operasi ketupat bisa lebih lancar," ucap Raydian di Mapolda Jabar, Jumat 27 Februari 2026.


Direktur Ditlantas Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono

Dia mengatakan, ada sejumlah klaster yang menjadi perhatian kepolisian karena adanya potensi penyebab kemacetan. Oleh karena itu, satlantas polres jajaran akan turun untuk melakukan pencegahan terjadinya kepadatan kendaraan.

"Ada beberapa klaster di operasi ketupat ini, ada lima klaster. Yang pertama adalah klaster tol, di wilayah kita ada tol trans Jawa, kedua klaster dari jalan arteri di Jawa Barat, ada arteri selatan yang agak crowded, pada saat nanti ada peningkatan arus mudik yang signifikan. Kemudian klaster temat wisata, klaster tempat ibadah, dan terakhir klaster penyeberangan bandara ataupun pelabuhan," jelas dia.

Raydian menjelaskan, para satlantas polres jajaran akan melakukan antisipasi di lima klaster tersebut. Pihaknya juga telah membekali para kepala satuan di polres-polres dengan simulasi pelaksanaan pengamanan.

"Ini perlu kita antisipasi dan kita nanti memperoleh paparan dari para kasat lantas dan mensimulasikan pelaksanaan pengamanannya. Kita sudah melaksanakan beberapa kegiatan, diantaranya rakor lintas sektoral fungsi lalu lintas, kemudian kita laksanakan survei ke lapangan, kemudian banyak kegiatan yang kita integrasikan dengan stakeholder terkait," kata dia.

Pihaknya akan menurunkan tim urai Motor Senyum untuk ditempatkan di lima klaster tersebut. Tim tersebut akan mempersiapkan sarana dan prasarana untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan arus kendaraan.

"Mungkin ada barrier, kemudian ada pembatas, sehingga tidak banyak crossing di pasar tersebut. Jadi kita satukan keramaian dan nyebrangnya satu tempat. Pasar kaget itu di weekend sudah ada, apalagi di menjelang lebaran. Nah, itu kita antisipasi. Pasti ada pengaturan yang lebih meningkat di tempat-tempat tersebut," ucap Raydian.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)