Foto penanganan parkir liar di salah satu jalan di Kelurahan Kalisari yang diduga dibuat dengan AI. Foto: Threads @seinsh.
Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Laporan Foto AI di JAKI
Mohamad Farhan Zhuhri • 7 April 2026 18:07
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan Lurah Kalisari, Siti Nur Hasanah. Hal ini menyusul temuan dugaan penyimpangan di aplikasi JAKI yang menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) untuk merekayasa bukti tindak lanjut.
“Inspektorat Provinsi DKI Jakarta telah menyelesaikan pemeriksaan atas dugaan penyimpangan dalam penanganan pengaduan masyarakat di Kelurahan Kalisari. Hasil pemeriksaan ini menjadi dasar untuk melakukan langkah korektif dan penguatan pengawasan, agar penanganan pengaduan masyarakat berjalan lebih tertib, akuntabel, dan sesuai ketentuan,” ujar Inspektur Provinsi DKI Jakarta, Dhany Sukma, di Jakarta, dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 7 April 2026.
Dhany menjelaskan, rekomendasi penonaktifan Lurah Kalisari tersebut telah disampaikan kepada Wali Kota Administrasi Jakarta Timur. Selain lurah, dua pejabat internal kelurahan yakni Kepala Seksi Pemerintahan serta Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan juga dijatuhi sanksi disiplin dan pembinaan.
Penyimpangan ini juga menyeret personel lapangan. Dhany mengungkapkan bahwa tiga petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang terbukti terlibat akan dikenakan sanksi tegas sesuai dengan klausul yang tertuang dalam kontrak kerja mereka.
Tindakan tegas ini disebut sebagai bagian dari komitmen Pemprov DKI dalam menjalankan agenda reformasi birokrasi di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Dhany menegaskan bahwa setiap aduan masyarakat harus ditangani secara jujur dan transparan.
.jpeg)
Ilustrasi. Foto: Dok. Metrotvnews.com.
“Langkah ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang digaungkan Gubernur Pramono Anung. Kami akan terus perkuat pengawasan, tingkatkan akuntabilitas, dan pastikan setiap aduan masyarakat ditangani dengan jujur, cepat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini bukan hanya soal sanksi, tapi juga perbaikan sistem menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Dhany.
Persoalan ini mencuat setelah pemilik akun Threads @seinsh mengeluhkan penanganan parkir liar di kawasan Jakarta Timur. Warganet tersebut mengeklaim bahwa laporan yang diajukan ke tingkat kelurahan ditindaklanjuti dengan bukti foto yang diduga kuat hasil rekayasa AI.
Laporan palsu tersebut memicu reaksi keras dari publik. Karena dianggap sebagai upaya menghindar dari tanggung jawab penyelesaian masalah parkir liar yang selama ini dikeluhkan oleh warga di pemukiman tersebut.