Pramono Instruksikan Inspektorat Cari Pembuat Konten AI Parkir Liar Kalisari

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metrotvnews.com/Aris.

Pramono Instruksikan Inspektorat Cari Pembuat Konten AI Parkir Liar Kalisari

Aris Setya • 7 April 2026 13:33

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Inspektorat Pemprov DKI Jakarta menelusuri siapa pihak yang membuat konten dan mengunggah foto terkait kasus laporan warga soal parkir liar yang dibalas dengan foto buatan artificial intelligence (AI). Keberadaan foto tersebut viral di media sosial (medsos).

"Yang saya minta untuk didalami dicari siapa yang melakukan AI-nya itu, kemudian yang meng-upload-nya, dan walaupun apa Ibu Lurahnya sudah minta maaf saya tetap minta untuk Inspektorat mendalami hal ini," kata Pramono di Balai Kota, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Politikus PDI Perjuangan itu menyampaikan, Inspektorat tengah melakukan pendalaman soal parkir liar yang dibalas dengan foto buatan AI tersebut. Pendalaman dilakukan terhadap Lurah Kalisari dan Suku Dinas (Sudin) terkait. 

"Jadi sekarang ini kan Inspektorat sedang melakukan pendalaman, baik itu kepada Lurah di Kalisari, kemudian PPSU-nya, kemudian Sudin-nya. Semuanya nanti pada saatnya pasti akan ketahuan," ungkap Pramono.

Persoalan parkir liar ini viral di media sosial. Pasalnya, laporan warga melalui aplikasi JAKI (Jakarta Kini) justru dibalas dengan foto buatan AI. Dari dua foto hasil tindak lanjut laporan tersebut, menampilkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) berada di lokasi.

Pada foto pertama, kendaraan masih terlihat terparkir di sisi jalan. Sementara pada foto kedua, mobil tersebut sudah tidak tampak, yang dicurigai merupakan hasil AI.

Foto penanganan parkir liar di salah satu jalan di Kelurahan Kalisari yang diduga dibuat dengan AI. Foto: Threads @seinsh.

Dari hal tersebut, Pramono menegaskan bila kesalahan terhadap tindakan lanjutan pengaduan tersebut tidak boleh sepenuhnya dibebankan kepada PPSU. Menurutnya, petugas PPSU bukanlah orang yang memanipulasi foto rekayasa AI tersebut.

"Kalau kemudian menyalahkan ke PPSU juga enggak bisa, PPSU-nya pasti bukan orang yang melakukan atau memanipulasi tentang AI-nya," kata Pramono.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)