Video viral bentrok TNI-Polri di Buton, Sulawesi Tenggara. Metro TV
Bentrok Personel TNI dan Polri di Buton Berakhir Mediasi
5 January 2026 13:27
Buton: Suasana mendingin pascabentrokan antara prajurit TNI dan personel Brimob di Kabupaten Buton Selatan. Pada Senin pagi, 5 Januari 2026, perwakilan dari kedua institusi duduk bersama di Lapangan Lakarada, Kecamatan Batauga, dalam upaya rekonsiliasi yang difasilitasi pimpinan daerah.
Pertemuan damai tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Buton Selatan, Komandan Kodim (Dandim) 1413 Buton, dan Kapolres Buton. Mereka mempertemukan perwakilan dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 871 La Maindo dengan anggota Brimob Batalyon B Pelopor Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).
Komandan Kodim 1413 Buton, Letkol Inf Arif Noviyanto, menegaskan pentingnya penyelesaian ini. “Dengan peristiwa kesalahpahaman kemarin tidak perlu terjadi, kami bersama Bupati dan Kapolres mengambil langkah dalam hal ini kita pertemukan,” kata Letkol Arif Noviyanto, Senin, 5 Januari 2026.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari kericuhan yang terjadi pada Minggu sore, 4 Januari 2026, di lokasi yang sama. Saat itu, bentrokan pecah antara kedua belah pihak usai pertandingan sepak bola di Lapangan Lakarada, Kecamatan Batauga, Buton Selatan.
Bentrokan pecah antara personel Batalyon Pelopor B Satuan Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan prajurit TNI di Lapangan Sepakbola Lakarada, Kecamatan Masiri, Kabupaten Buton Selatan, pada Minggu sore, 4 Januari 2026. Akibat kerusuhan tersebut, sejumlah anggota kepolisian dan warga mengalami luka-luka hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.
Video amatir yang beredar memperlihatkan momen panas bentrokan antara sekitar 25 anggota Brimob Polda Sultra melawan prajurit TNI dari Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 871/La Maindo. Dalam video, sejumlah penonton wanita dan anak-anak tampak panik dan berhamburan menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.
.jpg)
Ilustrasi Medcom.id