Presiden Prabowo Subianto dalam Taklimat Presiden RI pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026. Dok. Tangkapan Layar
Prabowo Ingatkan Pemimpin Tak Boleh Melupakan Sejarah
Achmad Zulfikar Fazli • 2 February 2026 11:36
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengingatkan para pemimpin di Indonesia harus selalu waspada dan tidak boleh melupakan sejarah. Seorang pemimpin harus mengerti sejarah nusantara dan daerah-daerah di Indonesia.
"Kita harus paham bahwa ratusan tahun kita ini diintervensi, diganggu, bahkan dijajah, ini kita harus ngerti, harus paham. Mereka yang melupakan sejarah akan dihukum oleh sejarah, mereka yang melupakan sejarah akan dibelit oleh kesalahan yang dilakukan di masa lalu," ujar Prabowo dalam Taklimat Presiden RI pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin, 2 Februari 2026.
Dia menyinggung adanya negara besar yang selama ini mengajarkan tentang demokrasi, hak asasi manusia, dan menjaga lingkungan, namun mereka yang saat ini melanggar hal itu semua.
"Puluhan ribu orang tua, anak anak tidak berdosa, dibantai dan banyak negara yang diem, di mana hak asasi manusia. Di mana demokrasi yang mereka ajarkan," tegas dia.
Baca Juga:
7 Januari 1965: Indonesia Keluar dari PBB |

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bpgor, Jawa Barat. Dok. Tangkapan Layar
Dengan adanya fenomena itu, dia mengingatkan para pemimpin di Indonesia untuk selalu waspada dan ingat sejarah bangsa Indonesia. Para pemimpin harus selalu mengerti dan mengingat bagaimana pengorbanan para pendahulu bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan.
"Kita rebut melalui perjuangan ratusan tahun di semua daerah, negara ini yang sekarang ada, dibangun atas pengorbanan rakyat yang sangat besar. Karena itulah kita tidak boleh lupa adanya kita adalah untuk berbakti mengabdi kepada rakyat kita," ujar dia.