Kepala Staf Angkatan Bersenjata Rusia Valery Gerasimov. (Anadolu Agency)
Rusia Klaim Rebut 12 Desa di Ukraina pada Dua Pekan Pertama Februari
Willy Haryono • 15 February 2026 20:01
Moskow: Kepala Staf Angkatan Bersenjata Rusia Valery Gerasimov mengunjungi pasukan Moskow di wilayah Ukraina dan mengatakan bahwa pasukan Kremlin telah merebut belasan desa di wilayah timur pada Februari ini, menurut Kementerian Pertahanan Rusia pada Minggu, 15 Februari 2026.
Kunjungan Gerasimov dilakukan beberapa hari sebelum pembicaraan yang dimediasi Amerika Serikat dengan Kyiv di Jenewa terkait upaya mengakhiri hampir empat tahun perang, serta menjelang peringatan empat tahun ofensif skala penuh Moskow terhadap Ukraina.
“Dalam dua pekan pada Februari, meski kondisi musim dingin yang berat, pasukan gabungan dan unit militer dari gugus tugas bersama membebaskan 12 permukiman,” kata Gerasimov, dikutip dari The New Arab.
Kantor berita AFP tidak dapat memverifikasi klaim tersebut secara independen.
Laju kemajuan Moskow meningkat pada musim gugur lalu, namun Rusia belum mencapai tujuannya untuk merebut wilayah Donetsk dalam empat tahun perang.
Rusia menuntut agar Kyiv menarik diri dari wilayah Donetsk sebagai syarat kesepakatan untuk mengakhiri konflik — ketentuan yang tidak dapat diterima oleh Ukraina.
Gerasimov mengatakan pasukan Moskow bergerak ke arah Sloviansk, sebuah pusat industri yang sempat dikuasai separatis pro-Rusia pada 2014 dan yang sering menjadi sasaran serangan Rusia. Pasukan Rusia kini berada sekitar 15 kilometer dari kota tersebut.
Moskow mengklaim wilayah Donetsk, Lugansk, Zaporizhzhia, dan Kherson sebagai bagian dari wilayahnya. Namun, Rusia juga telah bergerak maju ke wilayah Ukraina lainnya.
Gerasimov mengatakan Rusia tengah “memperluas zona keamanan” di wilayah perbatasan di kawasan timur laut Sumy dan Kharkiv, di mana pasukannya menguasai sejumlah kantong wilayah.
Kepala staf itu juga menyatakan akan membahas dengan para perwira mengenai “langkah lanjutan di arah Dnipropetrovsk.”
Pasukan Rusia memasuki wilayah Dnipropetrovsk musim panas lalu dalam dorongan mereka ke arah barat, namun Kremlin belum pernah secara resmi mengklaim wilayah tersebut.
Pemimpin Rusia Vladimir Putin berulang kali mengatakan Moskow bertekad merebut seluruh wilayah Donetsk dengan kekuatan jika diplomasi gagal.
Baca juga: Zelensky Ingin AS Jamin Keamanan Ukraina Selama 30 hingga 50 Tahun