Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat tiba di Konferensi Keamanan Munich di Jerman. (Anadolu Agency)
Zelensky Ingin AS Jamin Keamanan Ukraina Selama 30 hingga 50 Tahun
Willy Haryono • 15 February 2026 15:37
Munich: Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan Kyiv tengah berupaya memperoleh jaminan keamanan jangka panjang dari Amerika Serikat yang dapat berlangsung setidaknya 30 tahun guna memberikan kepastian bagi investor internasional.
Berbicara kepada wartawan di sela Konferensi Keamanan Munich di Jerman pada Sabtu, Zelensky menyebut Washington telah mengusulkan jaminan selama 15 tahun. Namun, Ukraina menginginkan jangka waktu lebih panjang.
“Hari ini kami mendapat usulan dari pihak Amerika untuk jangka waktu 15 tahun, tetapi kami ingin jangka waktu 20 tahun lebih, sekitar 30 hingga 50 tahun. Itu tergantung pada apa yang diputuskan oleh pemerintah dan Kongres,” ujarnya, dikutip dari Antara, Minggu, 15 Februari 2026.
Menurut Zelensky, jaminan lima hingga 10 tahun tidak cukup untuk meyakinkan investor yang membutuhkan stabilitas keamanan jangka panjang. Ia juga menyatakan harapannya agar perang dapat berakhir tahun ini.
Terkait proses diplomatik, Zelensky menilai Rusia berupaya menunda keputusan. Ia merujuk pada perubahan pimpinan kelompok perundingan Rusia menjadi Vladimir Medinsky.
“Tampaknya mereka ingin menunda pengambilan keputusan,” katanya. Zelensky juga menuding Presiden Rusia Vladimir Putin berupaya menguasai seluruh wilayah Donbas untuk mengklaim kemenangan di dalam negeri.
Mengenai tawanan perang, ia menyebut kemungkinan pertukaran “semua untuk semua” apabila Moskow menyetujuinya. Menurutnya, Rusia menahan sekitar 7.000 tentara Ukraina, sementara Ukraina menahan lebih dari 4.000 tentara Rusia.
Zelensky kembali menegaskan posisi Kyiv terkait integritas wilayah, khususnya di Ukraina Timur, dengan menyatakan pihaknya tidak akan menarik pasukan dari wilayah tersebut.
Baca juga: AS Sepakat Dukung Jaminan Keamanan untuk Ukraina di KTT Paris