Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Jilu Malang

Penemuan jasad perempuan tanpa identitas di aliran Sungai Jilu, Desa Sukopuro, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dokumentasi/istimewa.

Jasad Perempuan Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Jilu Malang

Daviq Umar Al Faruq • 20 February 2026 10:41

Malang: Penemuan jasad perempuan tanpa identitas di aliran Sungai Jilu, Desa Sukopuro, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menggegerkan warga. Korban ditemukan seorang warga bernama Sukari dalam saat mencari kayu bakar di sekitar sungai. 

Temuan tersebut sontak dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian. "Melihat jasad itu, Sukari langsung melaporkan ke perangkat desa setempat," ungkap Kapolsek Jabung, AKP Sumarsono, saat dikonfirmasi, Jumat, 20 Februari 2026.

Laporan warga tersebut langsung ditindaklanjuti petugas dengan mendatangi lokasi kejadian. Proses evakuasi dilakukan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
 


Jasad perempuan itu pertama kali ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tanpa busana dengan tangan terikat dan mulut tersumpal kain, Selasa, 17 Februari 2026. Polisi menduga korban masih berusia sekitar 17 hingga 18 tahun. 

Hingga kini, identitas korban belum berhasil diungkap karena hasil pemeriksaan sidik jari tidak menemukan kecocokan data. "Fokus utama kami adalah mencari identitas korban," jelas Sumarsono.

Kondisi jasad saat ditemukan juga sudah mengalami pembusukan. Polisi memperkirakan korban telah meninggal sekitar empat hari sebelum ditemukan.

"Pada saat ditemukan, tubuh korban sudah menggembung dan kulitnya juga mengelupas. Diperkirakan usia kematiannya sudah empat hari," ucap Sumarsono.


Penemuan jasad perempuan tanpa identitas di aliran Sungai Jilu, Desa Sukopuro, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dokumentasi/istimewa.


Meski ditemukan dengan tangan terikat dan mulut tersumpal kain, hasil pemeriksaan luar sementara belum menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan. Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban.

“Hasil autopsi akan menjelaskan penyebab kematian, berapa lama jenazah di sungai. Jadi kita tunggu hasil autopsi dan penyelidikan lebih lanjut,” ungkap Sumarsono.

Sejumlah warga sekitar telah dimintai keterangan guna menelusuri kemungkinan adanya saksi yang melihat peristiwa tersebut. Polisi juga berkoordinasi dengan tim medis untuk proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban, termasuk menunggu hasil pemeriksaan medis,” tegas Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)