Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Ini Daftar Maskapai yang Batalkan Penerbangan

Ilustrasi Bandara Riyadh. Foto: Dok. Freepik

Bandara Riyadh Ditutup hingga 17 Oktober, Ini Daftar Maskapai yang Batalkan Penerbangan

Angel Rinella • 13 October 2026 21:54

Jakarta: Sejumlah maskapai internasional membatalkan dan menangguhkan penerbangan menuju Arab Saudi serta negara-negara tetangganya setelah serangan di Bandara Riyadh. Situasi ini menambah gangguan penerbangan di Timur Tengah di tengah konflik Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran.

Dilansir dari Reuters, serangan pada akhir pekan tersebut dilakukan kelompok Houthi asal Yaman yang bersekutu dengan Iran. Bandara Riyadh pun dijadwalkan ditutup hingga 17 Oktober 2026 berdasarkan pemberitahuan penerbangan atau Notice to Airmen (NOTAM) yang diterbitkan pada Senin.

Penutupan bandara dan situasi keamanan di kawasan tersebut mendorong sejumlah maskapai menyesuaikan jadwal penerbangan. Kebijakan pembatalan dan penangguhan layanan diberlakukan dengan batas waktu berbeda, mulai dari pertengahan Oktober 2026 hingga 2027.

Berikut ini daftar maskapai yang membatalkan atau menangguhkan penerbangan menuju Arab Saudi dan sejumlah rute di negara tetangganya.



Ilustrasi Pesawat. Foto: Dok. Medcom.id

Daftar Maskapai yang Batalkan Penerbangan ke Arab Saudi dan Timur Tengah

Berikut daftar maskapai yang membatalkan atau menangguhkan penerbangan menuju Arab Saudi dan sejumlah rute di negara tetangganya:

  1. Lufthansa
    Grup maskapai asal Jerman ini membatalkan seluruh penerbangan menuju Riyadh hingga 16 Oktober 2026.
  2. Air France-KLM
    Grup maskapai gabungan Prancis dan Belanda ini memperpanjang penangguhan layanan penerbangan dari dan menuju Riyadh hingga akhir Oktober 2026.
  3. Etihad Airways
    Maskapai yang berbasis di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, ini menangguhkan seluruh penerbangan menuju Arab Saudi hingga 13 Oktober 2026.
  4. IndiGo
    Maskapai terbesar di India ini memperpanjang pembatalan penerbangan menuju Riyadh dan Dammam hingga 15 Oktober 2026.
  5. Philippine Airlines
    Maskapai asal Filipina ini memperpanjang penangguhan penerbangan dari dan menuju Riyadh hingga 29 November 2026.
  6. Air India
    Maskapai terbesar kedua di India ini memperpanjang penangguhan penerbangan dari dan menuju Riyadh hingga 15 Oktober 2026.
  7. Akasa Air
    Maskapai berbiaya rendah (low-cost carrier/LCC) yang berbasis di Mumbai, India, ini menangguhkan penerbangan menuju Jeddah dan Riyadh hingga 13 Oktober 2026.
  8. Gulf Air
    Maskapai nasional Bahrain ini membatalkan penerbangan dari dan menuju Riyadh pada 12–17 Oktober 2026.
  9. Cathay Pacific
    Maskapai nasional Hong Kong ini menunda dimulainya kembali penerbangan pada rute Hong Kong–Dubai dan Hong Kong–Riyadh hingga 31 Januari 2027.
  10. Delta Air Lines
    Maskapai asal Amerika Serikat ini menunda rencana pembukaan rute penerbangan dari Atlanta menuju Riyadh hingga Maret 2027.

(Muhamad Marup)