Nyamuk jenis Anopheles. (EPA-EFE)
Lawan DBD, Pemprov DKI Imbau Warga Terapkan PSN 3M Plus
Nattasya Amani Vrazeti • 7 October 2026 16:25
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman demam berdarah dengue (DBD) dengan rutin menerapkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus di lingkungan sekitar rumah. Imbauan tersebut disampaikan menyusul potensi peningkatan kasus DBD yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti maupun Aedes Albopictus.
“Waspadai bahaya demam berdarah dengue (DBD) yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dan dapat mengancam jiwa. Lindungi diri dan keluarga dengan rutin menerapkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus di sekitar rumah,” tulis akun Instagram @dkijakarta, Rabu, 7 Oktober 2026.
“Demam berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit akibat infeksi virus yang menular melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti/Aedes albopictus yang terinfeksi virus Dengue. Penyakit ini tidak menular antar manusia secara langsung, tapi bisa mengancam nyawa,” tulis akun @dkijakarta.

Ilustrasi. Foto: Medcom.id.
Adapun penerapan PSN 3M Plus meliputi menguras dan membersihkan penampungan air, menutup rapat penampungan air. Kemudian, mendaur ulang atau membuang barang bekas dan melakukan pencegahan tambahan, seperti memakai menabur bubuk larvasida di tempat penampungan air hingga menanam tanaman pengusir nyamuk.
Pemprov DKI juga mengingatkan masyarakat untuk mengenali gejala awal DBD. Gejalanya seperti demam tinggi mendadak di atas 39 derajat celsius yang sering disertai nyeri otot, sendi, sakit kepala parah, mual, hingga bintik merah pada kulit serta mengalami pendarahan spontan seperti mengalami gusi berdarah, mimisan atau BAB berwarna hitam.