Kondisi rumah balita asal Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, Jawa Timur yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya. ANTARA/ HO-Polres Kediri Kota
Balita 4 Tahun di Kediri Ditemukan Meninggal dengan Luka Lebam
Whisnu Mardiansyah • 17 April 2026 08:31
Kediri: Polres Kediri Kota, Jawa Timur, mengusut kematian seorang anak usia empat tahun asal Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri. Korban ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka lebam di tubuhnya.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Kota, AKP Achmad Elyasarif Martadinata, mengatakan penyidik masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan bukti pendukung lainnya. Pihak yang telah diperiksa meliputi ibu, nenek, hingga ayah tiri korban.
"Kami masih mendalami keterangan mereka untuk mengetahui penyebab pasti kematian anak tersebut," kata Elyasarif di Kediri seperti dilansir Antara, Kamis, 16 April 2026,
Pihaknya juga terus berkomunikasi dengan tim medis guna mengetahui hasil pemeriksaan kesehatan balita tersebut. Polisi ingin memastikan apakah korban meninggal secara alamiah atau ada kemungkinan tindak kekerasan.
Balita itu ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Rabu, 15 April 2026, petang. Saat itu, di dalam rumah ada neneknya, sedangkan ayah dan ibu balita bekerja di luar rumah.
Jenazah balita dibawa petugas ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri, untuk dilakukan visum et repertum. Proses ini bertujuan mengetahui penyebab kematian korban.
"Untuk luka lebam yang ditemukan di tubuh korban, masih kami dalami. Kami juga menunggu hasil pemeriksaan medis agar penanganan kasus ini bisa lebih jelas dan objektif," katanya.
Sementara itu, kakak kandung korban, Muhammad Wahyudi, 26, mengaku bertemu dengan adiknya dua hari lalu. Saat itu sang adik tertidur sehingga ia tidak sempat mengobrol dengannya. Ia mengaku tidak tinggal satu atap dengan adiknya. Namun, ia menilai adiknya adalah sosok yang pendiam.

Foto: Ilustrasi/Themominmemd
Setiap kali ia datang ke rumah sang nenek, adiknya selalu dalam kondisi tidur. "Dua hari lalu saya bertemu lagi tidur dan setiap saya ke rumah nenek, dia tidur," kata Wahyudi.
Ia tidak menyangka adiknya meninggal dunia dengan kondisi seperti itu. Ia berharap polisi bisa mengusut tuntas kejadian yang menimpa adiknya sehingga kasusnya terang benderang.
"Saya berharap kejadian ini diusut tuntas, dicari kebenarannya," katanya.