Satgas Haji Polri Fokuskan Pengamanan di Titik Strategis

Ilustrasi haji. Foto: Metro TV/Misbahol Moenir

Satgas Haji Polri Fokuskan Pengamanan di Titik Strategis

Vania Liu • 15 April 2026 13:57

Jakarta: Satgas Haji Polri, mengawal  penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis.

“Pengamanan dilakukan mulai dari asrama haji, bandara, hingga proses keberangkatan dan kepulangan jamaah,” ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir, dalam keterangan tertulis, Rabu 15 April 2026.

Johnny menyebut pihaknya melakukan pengawalan terhadap logistik haji, termasuk dokumen dan barang bawaan jamaah. Langkah ini dilakukan untuk mencegah gangguan serta memastikan seluruh proses berjalan tertib.
 


Selain itu, Johnny mengatakan ada antisipasi yang berfokus pada potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal itu dilakukan selama penyelenggaraan haji berlangsung.

Para jemaah haji, kata Johnny, disebut mendapatkan perlindungan dari dukungan luar negeri. Serta, perlindungan WNI melalui atase dan kedutaan.

“Koordinasi dilakukan dengan otoritas Arab Saudi serta dukungan perlindungan WNI melalui atase dan kedutaan,” kata Johnny.


Kadiv Humas Polri, Irjen Johnny Eddizon Isir. Foto: Antara

Pemerintah memastikan keberangkatan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci mulai 22 April 2026. Indonesia mendapatkan kuota haji resmi sebanyak 221.000 orang pada 2026, yang terdiri atas 203.320 haji reguler dan 17.680 haji khusus.

Selain itu jamaah calon haji kelompok terbang pertama masuk asrama haji pada 21 April 2026. Selanjutnya, mereka diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026.

Dalam hal ini, Polri mengerahkan anggotanya untuk menjadi Satgas Haji. Pengawasan dilakukan untuk mencegah praktik ilegal yang merugikan masyarakat.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)