Modifikasi Cuaca Hibrida Luruhkan Abu Vulkanik Anak Krakatau di 3 Provinsi

Arsip- Kepala BNPB Suharyanto laporkan perkembangan penanganan empat bencana ke Presiden Prabowo dalam rapat tingkat menteri terkait percepatan pemulihan di Jakarta, Senin (7/9/2026) ANTARA/HO-BNPB

Modifikasi Cuaca Hibrida Luruhkan Abu Vulkanik Anak Krakatau di 3 Provinsi

Siti Yona Hukmana • 9 September 2026 13:32

Jakarat: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerapkan teknik Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hibrida. Hal tersebut, guna mempercepat peluruhan material abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebar hingga wilayah Jakarta, Banten, dan Lampung.

Ioerasi OMC hibrida beroperasi hingga malam hari dengan mengombinasikan dua metode teknis intervensi atmosfer secara intensif.

"Saat tersedia awan dilakukan stimulasi hujan, sedangkan ketika tidak terdapat awan, petugas menyebarkan water mist untuk mengurai dan mengikat partikel abu serta polutan berbahaya," kata Kepala BNPB, Suharyanto di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 9 September 2026.

Suharyanto menjelaskan pengerahan OMC difokuskan dari Posko Bandara Pondok Cabe, serta disiapkan alternatif pergerakan armada pesawat dari Majalengka seiring dibukanya kembali operasional Bandara Kertajati. Hal itu untuk menjangkau sebaran abu secara optimal.

Langkah percepatan intervensi cuaca ini ditempuh mengingat erupsi Gunung Anak Krakatau yang statusnya telah ditingkatkan menjadi Level III (Siaga) sejak 2 Juli 2026, berdampak pada tiga kabupaten dan 15 kecamatan, serta sempat menghentikan operasional delapan bandara utama, termasuk Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma.

Meski berdampak pada aktivitas masyarakat, sekolah, nelayan, hingga memicu gangguan kesehatan berupa iritasi dan pernapasan, BNPB mengonfirmasi belum ada laporan korban jiwa maupun penetapan status kedaruratan resmi dari pemerintah daerah setempat.

Erupsi Gunung Anak Krakatau. Foto: Akun Instagram @bpbdlampung.

Suharyanto menegaskan ketiadaan status darurat daerah tidak menyurutkan pemerintah pusat untuk menyalurkan bantuan darurat atas arahan langsung Presiden Prabowo Subianto, serta koordinasi intensif bersama BMKG dan BPBD di daerah terdampak.

Keputusan tersebut selaras dengan laporan Badan Geologi yang memastikan evaluasi morfologi terkini menunjukkan tubuh Gunung Anak Krakatau belum berpotensi mengalami longsoran skala besar yang dapat memicu ancaman tsunami seperti insiden pada tahun 2018.

"BNPB telah memindahkan pesawat OMC dari Kalimantan ke Semarang sebagai alternatif," kata Kepala BNPB.

(Siti Yona Hukmana)