Ilustrasi - Penyaluran bantuan air bersih ke Desa Larangan Barma, Kecamatan Batuputih, Sumenep Minggu (21/6/2026). Desa ini merupakan satu dari 70 desa terdampak kekeringan dan kekurangan air bersih pada musim kemarau kali ini. ANTARA/ HO-Polres Sumenep
Sebulan Tanpa Hujan, 4.245 KK di Lombok Barat Kesulitan Air Bersih
Whisnu Mardiansyah • 25 June 2026 06:32
Lombok Barat: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 4.245 kepala keluarga (KK) di lima kecamatan di Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), terdampak krisis air bersih menyusul fenomena hari tanpa hujan selama satu bulan terakhir.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan kondisi kekeringan tersebut memicu penurunan drastis pasokan sumber air domestik warga.
"Fenomena hari tanpa hujan dalam sebulan ini berimplikasi langsung pada kesulitan masyarakat di lima kecamatan untuk memenuhi kebutuhan air bersih harian mereka," kata Abdul Muhari di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis, 25 Juni 2026
Pusat Pengendalian Operasi BNPB mengonfirmasi berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat, Selasa, 23 Juni 2026, sebaran warga terdampak meliputi 1.357 KK di Desa Sekotong Barat Kecamatan Sekotong dan 306 KK di Desa Jembatan Gantung Kecamatan Lembar.
Selanjutnya dampak kekeringan juga melanda kawasan Kecamatan Gerung dengan rincian 500 KK di Desa Banyu Urip dan 718 KK di Desa Giri Tembesi, diikuti 630 KK di Desa Kuripan Selatan Kecamatan Kuripan, serta 734 KK di Desa Persiapan Penanggak Kecamatan Batulayar.
Guna mengantisipasi dampak kedaruratan yang meluas, Abdul memastikan BPBD Kabupaten Lombok Barat bergerak cepat memprioritaskan pengerahan empat unit mobil tangki air dengan kapasitas masing-masing armada sebanyak 5.000 liter ke kawasan terdampak.

Sejumlah warga membawa ember berisi air yang diambil dari sumber mata air di Desa Gunung Putri, Suboh, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu, 20 Juni 2026. ANTARA FOTO/Seno/sgd (ANTARA FOTO/SENO)
Dia menambahkan otoritas penanggulangan bencana daerah setempat juga terus memperkuat koordinasi lintas sektoral guna mempertebal suplai bantuan logistik air ke kantong-kantong permukiman warga.
"BPBD berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Lombok Barat, PDAM Giri Menang Mataram, termasuk sektor dunia usaha lainnya untuk memaksimalkan pendistribusian air bersih melalui penambahan armada mobil tangki air maupun pasokan air bersih," ujarnya.