Puan Tegaskan DPR Dukung Penuh Program Pemerintah Demi Kesejahteraan Rakyat

Ketua DPR Puan Maharani menyambut Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna Ke-19 dalam rangka penyampaian langsung KEM-PPKF RAPBN 2027. Istimewa

Puan Tegaskan DPR Dukung Penuh Program Pemerintah Demi Kesejahteraan Rakyat

Whisnu Mardiansyah • 20 May 2026 13:34

Jakarta: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, menegaskan DPR akan mendukung seluruh program Pemerintah. Namun, dukungan tersebut diberikan dengan satu syarat utama, yakni program-program itu memang ditujukan untuk mencapai kesejahteraan rakyat.

"Kehadiran Bapak Presiden dalam menyampaikan KEM-PPKF Tahun 2027 menjadi momentum yang penting dan strategis untuk menegaskan bahwa rancang bangun APBN 2027 diarahkan untuk memberikan manfaat nyata yang sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Puan di ruang rapat paripurna DPR, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Ketua DPR tersebut kemudian menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi serta menjalin kolaborasi dalam pembahasan rancang bangun APBN Tahun Anggaran 2027 yang telah disampaikan Prabowo. Ia berharap evaluasi itu dapat menentukan apakah suatu program bisa dijalankan pada tahun ini atau tahun depan.

"Sehingga terjadi kolaborasi yang baik dalam mencapai semua program-program yang kita harapkan untuk bisa mencapai kesejahteraan rakyat sebaik-baiknya," tambah Puan, Rabu, 20 Mei 2026.

Sinergi Eksekutif dan Legislatif

Lebih lanjut, Puan menekankan betapa pentingnya sinergi antara DPR dan Pemerintah dalam pembahasan RAPBN 2027. Ia menyebut koordinasi kedua lembaga selama ini telah berjalan dengan sangat baik. Puan kemudian menyinggung soal pentingnya kerja sama antara DPR dan Pemerintah dalam menyusun RAPBN 2027. Ia mengaitkan hal itu dengan pesan yang kerap disampaikan Presiden Prabowo.

"Seperti harapan yang selalu disampaikan Bapak Presiden bahwa gotong royong dan kebersamaan dalam membangun bangsa dan negara adalah semata-mata untuk kesejahteraan rakyat, serta untuk persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia," lanjut Puan.

Setelah penyampaian KEM-PPKF RAPBN 2027, DPR akan melakukan pembahasan bersama Pemerintah. Puan mengatakan dalam momen juga akan dilakukan evaluasi terhadap program-program Pemerintah sebelumnya. Tujuannya agar pencapaian program ke depan menjadi lebih baik.
 


Menurut mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) tersebut, isi dari KEM-PPKF senantiasa menjadi harapan bagi seluruh rakyat Indonesia. Sebab, kata Puan, dokumen tersebut merupakan rancang bangun APBN agar rakyat dapat merasakan manfaat dari pembangunan nasional.

"Sehingga kehidupan rakyat semakin mudah dan sejahtera. Terutama di situasi global yang tidak menentu saat ini," tutur Puan.

Di sisi lain, Puan menyatakan bahwa kehadiran Presiden Prabowo secara langsung untuk menyampaikan KEM-PPKF Tahun 2027 menjadi momen yang spesial. Sebagai informasi, penyampaian langsung kerangka ekonomi makro dan kebijakan fiskal oleh Presiden di dalam rapat paripurna DPR ini merupakan yang pertama kalinya terjadi.

Biasanya, pembacaan KEM PPKF disampaikan oleh Menteri Keuangan atas nama Presiden dalam Rapat Paripurna DPR. Presiden baru hadir langsung dalam Sidang Tahunan MPR/DPR RI sebelum peringatan 17 Agustus, setelah pembahasan RAPBN selesai dilakukan DPR bersama perwakilan Pemerintah.

"Kehadiran Bapak Presiden dalam menyampaikan KEM PPKF Tahun 2027 menjadi momentum yang penting dan strategis untuk menegaskan bahwa rancang bangun APBN 2027 diarahkan untuk memberikan manfaat nyata yang sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat Indonesia," ungkap Puan mengulangi penegasannya.

Dalam Rapat Paripurna hari ini, sejumlah menteri beserta pimpinan lembaga Kabinet Merah Putih turut hadir. Di antaranya seperti Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, hingga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.


Ketua DPR Puan Maharani menyambut Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna Ke-19 dalam rangka penyampaian langsung KEM-PPKF RAPBN 2027. Istimewa

Kemudian hadir pula pimpinan MPR RI dan DPD RI, Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Isma Yatun, Ketua Mahkamah Agung Sunarto, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto, serta sejumlah ketua umum partai politik. Mereka antara lain Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketum Partai NasDem Surya Paloh, Ketum PKB Abdul Muhaimin Iskandar, Ketum PKS Al Muzzammil Yusuf, Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Puan pun memberi apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo untuk menyampaikan langsung kerangka dan kebijakan ekonomi Pemerintah ke depan. Ia menyampaikan rasa terima kasih secara resmi atas nama seluruh anggota dewan.

"Atas nama seluruh Anggota DPR RI, kami mengucapkan terima kasih kepada Saudara Presiden Republik Indonesia," ujar perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu, Rabu, 20 Mei 2026.

Selain penyampaian KEM dan PPKF RAPBN Tahun Anggaran 2027 oleh Pemerintah, Rapat Paripurna hari ini juga memiliki sejumlah agenda lainnya. Agenda paripurna lainnya itu adalah laporan Badan Legislasi (Baleg) DPR atas evaluasi perubahan kedua Prolegnas RUU Prioritas tahun 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan pengambilan keputusan.

Lalu ada pula agenda pendapat fraksi-fraksi atas revisi Undang-Undang (RUU) usul inisiatif Komisi III. Revisi tersebut berkaitan dengan Perubahan atas Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Agenda ini pun dilanjutkan dengan pengambilan keputusan menjadi RUU usul DPR.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)