Kapolri saat menghadiri HUT ke 53 KSPSI di Jatitulur Purwakarta, Sabtu malam.
Kapolri Pastikan Kasus Anggota Brimob Aniaya Pelajar Hingga Tewas di Tual Diproses Transparan
Media Indonesia • 22 February 2026 11:45
Purwakarta: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan kasus dugaan penganiayaan hingga tewasnya anak 14 tahun oleh anggota Brimob di Tual serta akan ditangani secara transparan. Pernyataan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri tasyakuran HUT KSPSI ke-53 di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu malam, 21 Februari 2026.
Menanggapi kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan Arianto Tawakal, 14, di Tual, Maluku Tenggara, Kapolri memastikan proses hukum berjalan transparan. Saat ini, kasus tersebut tengah didalami oleh penyidik.
"Penanganan, penyelidikan dilakukan oleh Polres dan di asistensi oleh Polda dan saat ini sedang berjalan. Untuk kasus-kasus seperti ini Polri akan transparan," kata Kapolri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi pada Kamis, 19 Februari dini hari sekitar pukul 02.00 WIT. Bripda Masias Siahaya, anggota Brimob Pelopor C, diduga menganiaya korban menggunakan helm taktikal hingga korban terjatuh dan mengalami benturan di pelipis.
Korban sempat dilarikan ke RSUD Karel Sadsuitubun Langgur, namun nyawanya tidak tertolong. Tak hanya itu, kakak korban, Nasrim Karim, 15, juga menjadi sasaran penganiayaan hingga mengalami patah tulang.

Ilustrasi Medcom.id