DKI Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

Ilustrasi operasi modifikasi cuaca. Foto: Antara.

DKI Lanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

Anggi Tondi Martaon • 24 January 2026 18:48

Jakarta: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta kembali melanjutkan operasi modifikasi cuaca (OMC) pada hari ini, Sabtu, 24 Januari 2026. OMC kali ini merupakan hari kesembilan yang dilakukan BPBD DKI Jakarta.

"Seluruh pelaksanaan OMC dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer dan pemantauan cuaca secara intensif, sehingga penyemaian ke awan dapat diarahkan ke wilayah yang lebih aman," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji, dikutip dari Antara, Sabtu, 24 Januari 2026.

Isnawa menyampaikan bahwa pelaksanaan OMC pada hari kesembilan merupakan bagian dari langkah mitigasi dini dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem. 

Isnawa menegaskan bahwa BPBD Provinsi DKI Jakarta terus melakukan evaluasi harian terhadap efektivitas OMC. Serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem di DKI Jakarta dan sekitarnya. 

Menurut dia, OMC dilaksanakan melalui tiga kali penerbangan. OMC dilakukan dengan menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 yang berpangkalan di Bandara Halim Perdanakusuma.

Operasi ini merupakan hasil sinergi dan koordinasi antara BPBD Provinsi DKI Jakarta, BNPB, BMKG, TNI Angkatan Udara, serta pihak terkait lainnya. 

Penerbangan  pertama dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026, dengan fokus penyemaian awan di Bekasi dan sekitarnya. Misi utama adalah memecah awan potensial pembentuk hujan agar tidak berkembang dan bergerak menuju DKI Jakarta.

"Penyemaian dilakukan pada ketinggian 7.000–8.000 kaki dengan target awan stratocumulus. Berdasarkan hasil pengamatan. Pada penerbangan ini digunakan bahan semai berupa kalsium oksida (CaO) sebanyak 800 kilogram," ungkap Isnawa.

Ilustrasi operasi modifikasi cuaca. Foto: BNPB.

Penerbangan kedua dilaksanakan dengan misi OMC hidrometeorologi DKI Jakarta. Penyemaian awan difokuskan pada wilayah di atas Kabupaten Bogor dengan ketinggian penerbangan 5.000–7.000 kaki.

Area semai berada pada radial 180–270 derajat dengan jarak 10–20 mil laut dari Bandara Halim Perdanakusuma dengan bahas semai berupa kalsium oksida juga sebanyak 800 kilogram.

Kemudian, penerbangan ketiga dilaksanakan dengan fokus penyemaian awan di atas Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor. Penyemaian dilakukan pada ketinggian 5.000–7.000 kaki, dengan area semai pada radial 090–120 derajat.

"Juga disemai kalsium oksida sebanyak 800 kilogram," katanya menambahkan.

BPBD Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir dan angin kencang.

Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air untuk meminimalisir risiko genangan dan banjir.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)