Ilustrasi. Foto: Freepik.
Harga Emas Dunia Pulih setelah Terus 'Dipukul' Dolar AS
Husen Miftahudin • 1 May 2026 09:33
Chicago: Harga emas dunia akhirnya mengalami pemulihan setelah terus mengalami penurunan. Ini terjadi karena dolar melemah dan para pedagang mempertimbangkan prospek keterlibatan militer Amerika Serikat (AS) yang baru di Iran.
Mengutip Yahoo Finance, Jumat, 1 Mei 2026, harga emas batangan naik hingga 2,2 persen dan diperdagangkan di atas USD4.600, setelah turun sebanyak 3,4 persen selama tiga sesi sebelumnya.
Dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang lainnya, menyusul spekulasi Jepang melakukan intervensi di pasar valuta asing untuk mendukung yen. Dolar AS yang lebih lemah cenderung mendorong harga emas, sehingga membuatnya lebih murah bagi pembeli dalam mata uang lain.
Harga emas telah turun hampir 13 persen sejak perang dimulai pada akhir Februari, karena para pedagang bertaruh bank sentral perlu mempertahankan biaya pinjaman yang lebih tinggi untuk mengekang dampak inflasi dari harga energi yang lebih tinggi. Itu merupakan hambatan bagi pergerakan harga emas yang tidak memberikan bunga.
| Baca juga: Dolar AS Melemah Tipis, Takluk Terhadap 6 Mata Uang Utama Dunia |
.jpg)
(Ilustrasi pergerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
Trump masih blokade pelabuhan Iran
Presiden AS Donald Trump mengatakan dia tetap berpegang pada blokade Angkatan Laut terhadap pelabuhan Iran meskipun harga minyak mencapai titik tertinggi sepanjang masa perang di tengah kekhawatiran Selat Hormuz yang vital tidak akan dibuka kembali dalam waktu dekat.
Axios melaporkan sebelumnya bahwa komandan militer AS akan memberi pengarahan kepada Trump tentang opsi militer, yang menandakan dimulainya kembali operasi tempur sedang dipertimbangkan. Iran tetap menentang.
Sebagian besar analis masih optimistis terhadap logam mulia ini, dengan data terbaru dari World Gold Council yang didanai oleh produsen menunjukkan bank sentral menambah kepemilikan emas dengan laju tercepat dalam lebih dari setahun pada kuartal pertama, karena penurunan harga mendorong gelombang pembelian yang lebih dari mengimbangi penjualan oleh sejumlah kecil lembaga.
Adapun, harga emas spot sebagai harga pasar emas dunia saat ini, naik 1,5 persen menjadi USD4.618,07 per ons. Perak juga naik sebanyak 3,3 persen menjadi USD73,65 per ons.
Sementara palladium dan platinum juga mengalami kenaikan. Indeks Spot Dolar Bloomberg, indikator mata uang AS, turun 0,8 persen setelah mengakhiri sesi sebelumnya dengan kenaikan 0,4 persen.