Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD. Foto: Antara.
Respons Pidato Prabowo, Habiburokhman: Pemberantasan Korupsi Mengalami Kemajuan
Anggi Tondi Martaon • 14 August 2026 13:50
Jakarta: Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menilai pidato yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI mengungkap sudah banyak kemajuan yang dilakukan oleh pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Hal itu terlihat dalam pemulihan aset.
"Begitu banyak asset recovery yang sudah dilaksanakan oleh para penegak hukum. Justru tadi update-nya ya," kata Habiburokhman dikutip dari Antara, Jumat, 14 Agustus 2026.
Habiburokhman juga merespons wacana pembentukan pengadilan ad hoc memeriksa kasus korupsi di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang disampaikan Presiden Prabowo. Dia mengaku akan melihat dulu usul konkret selanjutnya terkait wacana pengadilan ad hoc tersebut.
Namun, Habiburokhman menjelaskan Indonesia sudah memiliki pengadilan ad hoc terkait korupsi. Yakni, Pengadilan Tindak Pidana. Korupsi (Tipikor)
"Terhadap oknum-oknum dari dua institusi tersebut yang mungkin saja ada dalam masalah-masalah tambang ilegal di timah," kata Habiburokhman.
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan telah menutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung. Penutupan dilakukan akhir 2025.

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Tangkapan layar.
"Akhir tahun lalu kita telah tutup 1.000 tambang timah ilegal di Bangka Belitung," kata Presiden Prabowo dalam pada Sidang Tahunan MPR 2026 dan Sidang Bersama DPR/DPD RI di Kompleks Senayan, Jakarta, Jumat, 14 April 2026.
Presiden Prabowo mengaku telah meminta Panglima TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut kasus tambang timah ilegal itu.
"Masa (ada) 1.000 tambang pejabat TNI dan pejabat Polri nggak tahu," ujar Kepala Negara.